Monthly Archives: Januari 2014

HADITS PALSU TENTANG KEUTAMAAN MENCARI NAFKAH

hadits palsuOleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

قال الطبراني: حدثنا أحمد بن يحيى بن خالد قال حدثنا محمد بن سلام المصري قال حدثنا يحيى بن عبد الله بن بكير قال حدثنا مالك بن أنس عن محمد بن عمرو عن أبي سلمة عن أبي هريرة قال قال رسول الله : ” إِنَّ مِنَ الذُّنُوْبِ ذُنُوْبًا لاَ يُكَفِّرُهَا الصَّلاَةُ وَ لاَ الصِّيَامُ وَ لاَ الْحَجُّ وَ لاَ اْلعُمْرَةُ. قَالَ: فَمَا يُكَفِّرُهَا يَا رَسُوْلَ اللهِ ؟ قَالَ : اَلْهُمُوْمُ فِيْ طَلَبِ الْمَعِيْشَةِ “.

“Diriwayatkan oleh Ath-Thabrani dari Ahmad bin Yahya bin Kholid, ia berkata; telah menceritakan kepada kami MUHAMMAD BIN SALAM AL-MISHRI, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yahya bin Abdullah bin Bukair, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Malik bin Anas, dari Muhammad bin ‘Amr, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah rodhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya di antara dosa-dosa ada yang tidak bisa dihapus (ditebus) dengan pahala shalat, puasa, haji atau umroh (atau jihad, sbgmna dlm riwayat lain, pent), namun hanya dapat ditebus dengan kesusah-payahan dalam mencari nafkah.”

TAKHRIJ HADITS:
Hadits ini Diriwayatkan oleh Ath-Thobroni di dalam Al-Mu’jam Al-Ausath I/38 no.102, Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliya’ VI/235, Al Haitsami dalam Majma’u Az-Zawa-id IV/75 no.6239, dan selainnya.

DERAJAT HADITS:
Hadits ini derajatnya PALSU (maudhu’). Baca lebih lanjut

Iklan

KEUTAMAAN MEMBACA TASBIH (SUBHANALLAH WABIHAMDIH)

KEUTAMAAN TASBIH(*) Masalah 386: KEUTAMAAN MEMBACA TASBIH (SUBHANALLAH WABIHAMDIH)

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Tanya:
Assalamu’alaikum. Ustadz, Apakah benar barangsiapa membaca Subhaanallaahi wabihamdihi 100 kali setiap hari,maka dosanya di ampuni walaupun sebanyak buih di laut?

Jawab:
Wa’alaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.

Bismillah. Iya, benar. Keutamaan membaca tasbih 100 kali setiap hari sebagaimana disebutkan dlm pertanyaan diatas. Hal ini berdasarkan hadits-hadits shohih berikut ini: Baca lebih lanjut

HADITS DHO’IF TENTANG RASULULLAH PINGSAN KETIKA DENGAR BAHWA PINTU NERAKA KETUJUH DISIAPKAN BAGI PELAKU DOSA BESAR DARI UMATNYA

20140123-170320.jpg
(*) Masalah 384: HADITS DHO’IF TENTANG RASULULLAH PINGSAN KETIKA MENDENGAR BAHWA PINTU NERAKA KE-7 UNTUK UMATNYA YANG BERBUAT DOSA BESAR DAN BELUM BERTAUBAT HINGGA MATI

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Tanya:
Asslkm ust sy mendptkan postingan dibawah ini … Menurut ust bgmn, SHOHIH atau Tidak?

RASULULLAH Shallallahu Alaihi Wasallam PINGSAN

Yazid Ar raqqasyi dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu berkata: Malaikat Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh Rosululah shallallahu alaihi wasallam : “Mengapa aku melihat kau berubah muka?” Jawabnya: “Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka- suka sebelum ia merasa aman daripadanya”.

Lalu Rosullulah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam”. Jawabnya: “Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama 1000 tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan 1000 tahun sehingga putih, kemudian 1000 tahun sehingga hitam, lalu menjadi hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar semua penduduk dunia karena panasnya. Demi Allah, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya. Baca lebih lanjut

SIKAP BIJAK DALAM DAKWAH DAN MU’AMALAH SESUAI AL-QUR’AN DAN AS-SUNNAH

20140122-213249.jpg

MAJELIS TAKLIM AL-HUJJAH: KAJIAN AL-HUJJAH

Kamis, tgl 23 Januari 2014,
Jam 09.00 WIB.

Pemateri : Ustadz Muhammad Wasitho Abu Fawaz.

Tema: “Sikap Bijak Dalam Menyampaikan Kebenaran Sesuai Al-Qur’an Dan As-Sunnah”.

Di Masjid At-Taqwa.
Jl. Sriwijaya Raya, Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Ajak sodara dan teman..

Syukron,

AL-HUJJAH.

Majelis Taklim Al-Hujjah
wa. 0818960013
bbm. 74E8CD63
t.@kajianalhujjah

HADITS PALSU TENTANG MALAIKAT MAMPU MENGHITUNG JUMLAH TETESAN AIR HUJAN, TAPI IA TIDAK BISA MENGHITUNG BANYAKNYA JUMLAH PAHALA BAGI ORANG YANG BERSHOLAWAT KEPADA NABI Shallallahu ‘Alaihi Wasallam

tetesan hujan derasOleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

عن رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم قال : ليلة المعراج عندما وصلت إلى السماء رأيت ملكاً له ألف يد وفي كل يد ألف إصبع وكان يعد بأصابعه، فسألت جبرائيل عليه السلام عن اسمه وعن وظيفته وعمله، فقال إنه ملك موكل على عدد قطرات المطر النازلة إلى الأرض .. فسألت الملك : هل تعلم عدد قطرات المطر النازلة من السماء إلى الأرض منذ خلق الله الأرض ؟

فأجاب الملك : يا رسول الله (صلى الله عليه وسلم) والله الذي بعثك بالحق نبياًَ إني لأعلم عدد قطرات المطر النازلة من السماء إلى الأرض عامة وكما أعلم الساقطة في البحار والقفار والمعمورة والمزروعة والأرض السـبخة والمقابر.

قال النبي (صلى الله عليه وسلم): فتعجبت من ذكائه وذاكرته في الحساب .. فقال الملك : يا رسول الله (صلى الله عليه وسلم) ولكني بما لدي من الأيدي والأصابع وما عندي من الذاكرة والذكاء فإني أعجز من عد أمر واحد . فقلت له: وما ذاك الأمر ؟

قال الملك : إذا اجتمع عدد من أفراد أمتك في محفل وذكروا اسمك فصلوا عليك . فحينذاك أعجز عن حفظ ما لهؤلاء من الأجر والثواب إزاء صلواتهم عليك ….

TERJEMAH HADITS:

Diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: “Disaat aku tiba di langit di malam Isra’ Miraj, aku melihat satu malaikat memiliki 1000 (seribu) tangan, di setiap tangan ada 1000 (seribu) jari. Malaikat itu sedang menghitung dengan menggunakan jari-jemarinya. Aku bertanya kepada malaikat Jibril alaihissalam, ‘Siapa gerangan malaikat itu, dan apa tugasnya?.’

Jibril menjawab, ‘Sesungguhnya dia adalah malaikat yang diberi tugas untuk menghitung tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi.’

Maka aku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam) bertanya kepada malaikat tadi, ‘Apakah kamu tahu berapa bilangan tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi sejak Allah ciptakan bumi?.’

Malaikat itupun berkata, ‘Wahai Rasulallah, demi yang telah mengutusmu dengan membawa kebenaran, sesungguhnya aku mengetahui semua jumlah tetesan air hujan yang turun dari langit ke bumi. Dan aku juga mengetahui secara rinci berapa jumlah tetesan hujan yang jatuh di lautan, di daratan, di bangunan, di perkebunan, di daratan yang bergaram, dan di pekuburan.’

Mendengar uraian malaikat tadi, Rasuluallah shallallahu ‘alaihi wasallam sangat takjub atas kecerdasan dan daya ingatnya dalam perhitungan. Kemudian malaikat tadi berkata kepada beliau, ‘Wahai Rasulallah, walaupun aku memiliki seribu tangan dan sejuta jari dan diberikan kepandaian dan keulungan (untuk menghitung tetesan air hujan yang yang turun dari langit ke bumi), tapi aku tidak mampu menghitung satu perkara.’

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun bertanya, ‘Perkara apakah itu?.’

Malaikat itupun menjawab, ‘(Kekurangan dan kelemahanku, wahai Rasulullah), jika umatmu berkumpul di satu tempat, mereka menyebut namamu lalu bershalawat atasmu, pada saat itu aku tidak bisa menghitung berapa banyaknya pahala yang diberikan Allah kepada mereka atas shalawat yang mereka ucapkan atas dirimu.’”

DERAJAT HADITS:

Hadits ini derajatnya PALSU (Maudhu’) dan BATIL karena Tidak Ada Asal-usulnya. Dan diantara tanda atau ciri kepalsuannya adalah sebagai berikut: Baca lebih lanjut

HUKUM MEMELIHARA KUCING, BURUNG, ANJING DAN SELAINNYA DALAM PANDANGAN ISLAM

20140110-143128.jpg
Masalah 199: HUKUM MEMELIHARA BINATANG DALAM PANDANGAN ISLAM

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Tanya:
(*) Dari member AI 156 :

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُاللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ustadz , saya ingin bertanya, apa hukumnya memelihara binatang ? Dan hukumnya orang yg kurang perduli dg najis . Choukran جزاكم الله خير الجزاء

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Hukum memelihara binatang pada dasarnya BOLEH namun dengan beberapa syarat, diantaranya:

1) Binatang yg dipelihara itu bukan babi dan Anjing. Karena ia kotor (najis) dan haram dikonsumsi dan diperjualbelikan, kecuali jika tujuan memelihara anjing adalah utk berburu atau penjaga ladang atau hewan ternak, maka ini hukumnya boleh.

Hal ini berdasarkan firman Allah yg artinya: “dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang-binatang buas yang telah kamu ajarkan dengan melatihnya untuk berburu, kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu, maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepasnya). Dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya”. (QS. Al-Maidah: 4)

Dan berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam: Baca lebih lanjut

KITA SEMUA PASTI AKAN MATI DAN BERPINDAH KE ALAM AKHIRAT YANG HAKIKI NAN ABADI

كل نفس ذائقة الموت Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

• 1. Allah Ta’ala berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۖ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

“Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian. Dan sesungguhnya balasan atas kalian akan disempurnakan kelak pada hari Kiamat. Barangsiapa diselamatkan dari api neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Tidaklah kehidupan dunia itu melainkan kesenangan yang menipu.” (QS. Ali ‘Imraan: 185).

• 2. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ya Allah, tidak ada kehidupan sejati selain kehidupan akherat.” (HR. Al-Bukhari no.6413). Baca lebih lanjut