Monthly Archives: Maret 2015

SEMANGAT GENERASI AS-SALASUS SHOLIH DALAM MENCARI REZEKI YANG HALAL

image

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Bismillah. Berikut ini kami akan sebutkan beberapa atsar atau riwayat dari sebagian ulama generasi as-salafus sholih tentang upaya dan semangat mereka dalam bekerja dan mencari nafkah yang HALAL.

عن حماد بن زيد قال: قال لي أيوب: الزم سوقك فإنك لا تزال كريمًا على إخوانك ما لم تحتج إليهم.

»1. Dari Hammad bin Said rahimahullah, ia berkata: “Ayub rahimahullah berkata padaku; ‘Tetaplah kau berdagang, karena sesungguhnya kamu senantiasa mulia dan terhormat di hadapan saudara-saudaramu selagi kamu tidak mengajukan kebutuhanmu kepada mereka.” (Lihat Hilyatul Auliya’ karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani I/434).

عن عمر بن الخطاب رضى الله عنه قال: مكسبة فيها بعض الدناءة خير من مسألة الناس.

»2. Dari Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu, ia berkata: “Penghasilan yang sedikit (dari pekerjaan tang nampak rendah tapi halal, pent) itu lebih baik daripada meminta-minta (kebutuhan pribadi/keluarga) kepada orang lain.” (Lihat Mausu’ah Ibnu Abid-Dunya VII/475).

: عن أرطأة قال: كان ضمرة بن حبيب رحمه الله إذا قام إلى الصلاة قلت: هذا أزهد الناس في الدنيا، فإذا عمل للدنيا قلت: هذا أرغب الناس في الدنيا.

»3. Dari Artho-ah rahimahullah, ia berkata: “Adalah Dhomroh bin Habib apabila sedang mengerjakan sholat, maka aku katakan (dalam batinku), ‘Ia adalah manusia paling zuhud (yakni tidak berambisi dan merasa butuh kepada harta dunia).’ Dan apabila ia sedang bekerja mencari nafkah, aku pun mengatakan (pada diriku), ‘Ia adalah orang yang paling semangat dalam mencari nafkah.” (Lihat Hilyatul Auliya’ karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani II/275).

عن سلمان الفارسي رضي الله عنه قال: إني لأحب أن آكل من كدّ يدي.

»4. Dari Salaman Al-Farisi radhiyallahu anhu, ia berkata: “Sungguh aku sangat suka mengkonsumsi makanan yang diperoleh dari jerih payah tanganku sendiri.” (Lihat Hilyatul Auliya’ karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani I/161).

(*) BEBERAPA PELAJARAN PENTING DAN FAEDAH ILMIYAH DARI RIWAYAT-RIWAYAT DI ATAS:

1. Betapa semangat para ulama generasi As-Salafus Sholih dalam bekerja dan mencari NAFKAH yang HALAL demi mencukupi kebutuhan pribadi dan keluarga mereka sendiri. Sehingga tidak ada di antara mereka yang suka mengemis atau meminta-minta dan menjadi beban hidup bagi orang lain.

2. Giat dalam bekerja atau mencari nafkah dengan landasan iman, takwa dan tawakkal kepada Allah dapat menghindarkan seseorang dari segala perbuatan yang haram seperti:
» Korupsi, baik di perusahaan/lembaga pemerintahan maupun swasta, di bidang umum maupun agama.
» Menipu dan menganiaya orang lain.
» Jual beli barang-barang haram.
» Bekerja di tempat yang haram.
» Dan lain sebagainya.

3. Meskipun mereka bersemangat dalam bekerja dan mencari nafkah, namun hal itu tidak menghalangi mereka untuk bersemangat dalam menuntut ilmu agama, beribadah dan berdakwah kepada Allah.

4. Mereka meyakini bahwa berdakwah kepada agama Allah adalah termasuk kewajiban ibadah kepada Allah atas orang-orang yang diberi ilmu syar’i oleh Allah dengan pemahaman yang benar, sebagaimana halnya kewajiban ibadah sholat 5 waktu dalam sehari semalam, puasa Romadon, menunaikan Zakat dan Haji bagi yang mampu. Dengan demikian, mereka tidak menjadikan dakwah sebagai suatu profesi yang harus ada upah/tarifnya.

5. Giat dalam bekerja dan mencari nafkah bukanlah perkara yang tercela selagi tidak menyebabkan lalai dari mempelajari ilmu syar’i dan beribadah kepada Allah. Bahkan hal itu bisa menjadi amalan yang berpahala jika dilandasi dengan niat yang baik dan mengharap wajah Allah semata sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wassalam di dalam hadits-hadits yang shohih.

Demikian pelajaran penting dan faedah ilmiyah yang dapat kami sampaikan pada hari ini. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat. Dan semoga kita bisa mengikuti jejak generasi as-salafus sholih dalam semangat mencari nafkah yang halal dan dalam setiap urusan agama. Amiin. (Klaten, 23 Maret 2015)

# Grup Majlis Hadits.
BB: 538AF185 WA: 082225243444

(*) Blog Dakwah Sunnah, KLIK:
Http://abufawaz.wordpress.com

Iklan

INFORMASI SEKOLAH DASAR ISLAM GRATIS DAN MURAH

image

Bismillah. Sekolah Dasar Islam Plus Tahfizh Al-Quran yang dikelola oleh Pesantren Islam AL-ITTIBA’ Juwiring, Klaten, Jawa Tengah membuka penerimaan siswa dan siswi baru Tahun Pelajaran 2015-2016.

GRATIS 100 % untuk anak YATIM.
MURAH bagi anak orang Mampu dan Tidak Mampu, in syaa ALLAH.

Silakan Daftarkan Putra Putri Anda. Barokallahu fiikum.

BETAKWALAH KEPADA ALLAH DALAM MENCARI REZEKI YANG HALAL !

  

(*) CARILAH REZEKI YANG HALAL DAN BERTAKWALAH KEPADA ALLAH ! (*)

(Wasiat Syaikh Al-Albani rahimahullah)

🌼5⃣5⃣من أقوال إمام السنة المحدث الألباني رحمه الله :

❗اتق الله واطلب الرزق الحلال:

[ أكثر الناس لا يتقون الله في تحصيلهم لكسبهم ورزقهم ، مع أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يقول :
( يا أيها الناس إن أحدكم لنْ يموت حتى يستكمل رزقه وأجله ، فأجملوا في الطلب فإن ما عند الله لا يُنال بالحرام )  :
اسلكوا الطريق والسبيل الجميل ، أي : المشروع في طلب الرزق ، لأنه لنْ يموت أحدكم حتى يستوفي الرزق كله لا يدع من وراءه ولا فلس كما أنه أيضا يستوفي أجله ،

» Syaikh Al-Albani rahimahullah berkata: 

“Bertakwalah kepada Allah dan carilah rezeki yang halal. Kebanyakan manusia tidak bertakwa kepada Allah dalam upaya mereka mencari nafkah dan rezeki. Padahal Nabi shallallahu alaihi wassalam pernah bersabda: “Wahai segenap manusia, sesungguhnya salah seorang diantara kalian tidak akan mati sehingga ia mendapatkan jatah rezeki dan ajalnya dengan sempurna. Maka, carilah rezeki dengan cara yang baik (halal), karena apa yang ada di sisi Allah tidaklah diraih dengan jalan yang haram.”

Berjalanlah di jalan yang baik dan disyari’atkan dalam mencari rezeki, karena salah seorang diantara kalian tidaklah meninggal dunia sampai ia memperoleh jatah rezekinya dengan sempurna, tanpa tertinggal sepeser pun, sebagaimana ia juga mendapatkan jatah umurnya dengan sempurna.

كما قال تعالى :
(( فإذا جاء أجلهم لا يستأخرون ساعة ولا يستقدمون ))

Hal ini sebagaimana Allah ta’ala berfirman: “Maka apabila telah tiba ajal mereka, mereka tidak akan mampu menundanya maupun memajukannya barang sesaat pun.”

والساعة في الآية : مُش في الساعة اللي هي جزء من أربعة وعشرين لا ، الساعة في الآية : اللحظة ، يعني : لا يستأخرون ساعة أي : لحظة (( ولا يستقدمون )) ،

Kata الساعة (as-saa’ah) di dlm ayat ini bukanlah bagian dari 24 jam dlm sehari semalam, akan tetapi yg dimaksud الساعة (as-saa’ah) di dalam ayat di atas ialah waktu sesaat atau sekejap. Yaitu, mereka tidak dapat memajukan maupun menunda barang sedetik pun.

الشاهد : مع كل هذه الأوامر الشرعية والضمانات الإلهية بأن الإنسان سينال رزقه شاء أم أبى ، فنحن نهتم بهذا الرزق إلى درجة أننا لا نسأل : حرام ولا حلال ، أما الغاية التي من أجلها خُلقنا : وهي أن نَعبد ربنا فقد جعلنا ذلك نسياً منسياً ، فبتلاقي المسلمين مثل الكفار يعملون ليلاً نهاراً في سبيل طلب ما هو مضمون ، ويهملون ما من أجله خُلقوا وهو عبادة الله تبارك وتعالى ] . الهدى والنور 4

Kesimpulannya, dengan adanya semua perintah syari’at dan jaminan dari Allah ini, bahwa manusia akan mendapatkan jatah rezekinya, suka ataupun tidak. Namun, (kenyataannya) kita mencurahkan perhatian untuk memperoleh rezeki tersebut sampai batas yang mana kita tidak pernah menanyakan tentang halal dan haramnya.

Adapun tujuan utama kita diciptakan (di dunia ini) yaitu agar kita beribadah hanya kepada Robb kita (Allah ta’ala), maka sungguh kita telah menjadikan tujuan utama ini sebagai sesuatu yang terlupakan. Dan sungguh kita juga menjumpai (sebagian) kaum muslimin seperti halnya orang-orang kafir yang bekerja keras siang dan malam demi memperoleh sesuatu (rezeki) yang sudah dijamin adanya (oleh Allah), namun mereka melalaikan tujuan utama Allah ciptakan mereka, yaitu agar mereka beribadah hanya kepada Allah tabaaroka wata’aala. (Silsilah Al-Huda Wa An-Nuur no.4).

● Sumber:
http://www.albanyimam.com/files/split-004-7.mp3

» Dipersilakan pula baca artikel kami tentang “KEUTAMAAN BISNIS DAN BEKERJA DENGAN JALAN YANG HALAL” di link ini, KLIK:
https://abufawaz.wordpress.com/?s=keutamaan+bisnis&submit=Cari

Demikian faedah ilmiyah dan mau’izhoh hasanah yang dapat kami sampaikan pada hari ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Amiin. (Klaten, 19 Maret 2015)

# Grup Majlis Hadits, chat room Faedah dan Mau’izhoh Hasanah.
BB: 538AF185 WA: 082225243444

(*) Blog Dakwah Sunnah, KLIK:

Http://abufawaz.wordpress.com

http://facebook.com/muhammad.wasitho.abu.fawaz

20 PELAJARAN PENTING DAN FAEDAH ILMIYAH DARI TABLIGH AKBAR, 15 MARET 2015 DI MASJID ISTIQLAL JAKARTA PUSAT

image

عنوان المحاضرة : توحيد الله تعالى
المحاضر : فضيلة الشيخ الأستاذ الدكتور عبد الرزاق بن عبد المحسن العباد حفظه الله تعالى

(*) TEMA: KEESAAN ALLAH, PENJELASAN AQIDAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH

(*) Narasumber: Prof. DR. Syaikh Abdurrahman bin Abdul Muhsin Al-Badr Al-Abbad -hafizhohullah-

١- أن توحيد الله هو أعظم أمر في هذه الدنيا

1. Tauhidullah (mengesakan Allah) merupakan perkara yang paling agung di dunia ini.

٢- وأنه الحكمة العظمى من خلق الإنس والجن
– كما قال تعالى : (وما خلقت الإنس والجن إلا ليعبدون)

2. Tauhid merupakan hikmah teragung dari penciptaan jin dan manusia. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzaariyaat: 56).

٣- وأنه الغاية الكبرى من بعثة الرسل
– كما قال تعالى : (ولقد بعثنا في كل أمة رسولا أن اعبدوا الله واجتنبوا الطاغوت)

3. Tauhid merupakan tujuan utama diutusnya para Rosul. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Sungguh Kami telah mengutus pada setiap umat seorang Rosul agar menyerukan kepada kaumnya, ‘Beribadahlah kamu hanya kepada Allah dan jauhilah thogut.” (QS. An-Nahl: 36).

٤- وأنه أصل وأساس يبنى عليه دين الإسلام كما كانت الشجرة لا تقوم إلا على أصلها

4. Tauhid adalah prinsip dan landasan dasar agama Islam, sebagaimana pohon tidak akan tegak tanpa akar.

٥- وأنه الفطرة التي فطر الله الناس عليها
– كما قال الله تعالى: (فأقم وجهك للدين حنيفا فطرة الله التي فطر الناس عليها لا تبديل لخلق الله ذلك الدين القيم ولكن أكثر الناس لا يعلمون) 
– و كما قال النبي صلى الله عليه وسلم : ما من مولود إلا يولد على الفطرة فأبواه يهودانه أو ينصرانه أو يمجسانه، 
– وكما قال النبي صلى الله عليه وسلم: قال الله تعالى في الحديث القدسي : خلقت عبادي حنفاء فاجتالتهم الشياطين 

5. Tauhid adalah agama fitroh yang mana Allah menciptakan manusia di atas fitroh tersebut.

– Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Allah); (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (QS. Ar Ruum: 30)

– Dan sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam: “Tiada seorang bayi yang terlahir (di dunia ini) melainkan ia terlahir dalam keadaan fitrah. Lalu, kedua orang tuanya lah yang menjadikannya beragama Yahudi atau Nasrani.”

– Dan sebagaimana sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam pula: Allah Ta’ala berfirman: “Aku telah ciptakan hamba-hamba-KU dalam keadaan lurus. Lalu setan-setan itu menyesatkan mereka.”

٦- وأنه شرط أساسي لقبول الأعمال، 
– كما قال قال تعالى ( ولقد أوحي إليك وإلى الذين من قبلك لئن أشركت ليحبطن عملك ولتكونن من الخاسرين) 
– وكما قال تعالى ( وما منعهم أن تقبل منهم نفقاتهم إلا أنهم كفروا بالله وبرسوله )

6. Tauhid adalah syarat utama diterimanya semua amal ibadah. 

– Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Sungguh telah diwahyukan kepadamu dan kepada nabi-nabi sebelummu: Apabila kamu berbuat syirik pastilah akan lenyap seluruh amalmu, dan kamu benar-benar akan termasuk golongan orang-orang yang merugi.” (QS. az-Zumar: 65)

– Dan sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Dan tidak ada yang menghalangi mereka untuk diterima dari mereka nafkah-nafkahnya melainkan karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya.” (QS. at-Taubah: 54)

٧- وأنه حق الله تعالى على العباد 
– كما قال النبي صلى الله عليه وسلم : يا معاذ، أتدري ما حق الله على العباد وما حق العباد على الله؟ قلت الله ورسوله أعلم، قال: حق الله على العباد أن يعبدوه ولا يشركوا به شيئا، وحق العباد على الله ألا يعذب من لا يشرك به شيئا

7. Tauhid adalah hak Allah yang wajib ditunaikan oleh para hamba-Nya. 

– Hal ini sebagaiman sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam: “Wahai Mu’adz, tahukah engkau hak Allah yang wajib ditunaikan oleh para hamba-Nya dan hak para hamba atas Allah?” Aku jawab: “Allah dan Rosul-Nya yang lebih mengetahui.” Maka Rasulullah bersabda: “Hak Allah atas para hamba-Nya ialah agar mereka beribadah hanya kepada Allah dan menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Sedangkan hak para hamba atas Allah ialah agar Allah tidak menyiksa siapa saja yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.”

٨- أن من لم يوحد الله فإن أمره فرطا وقلبه متفرق وحاله في ضياع 
– كما قال تعالى ( أأرباب متفرقون خير أم الله الواحد القهار )

8. Barangsiapa tidak mentauhidkan Allah, maka urusannya menjadi sia-sia, hatinya tercerai berai, bimbang dan galau. 

– Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Manakah yang lebih baik, Tuhan-Tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.” (QS. Yusuf: 39).

٩- أن العقيدة المنتشرة بين الناس على وجه الأرض نوعان : عقيدة نازلة من السماء بوحي الله، وعقيدة نابتة في الأرض وهذه عقيدة باطلة مردودة

9. Aqidah (keyakinan) yang tersebar di tengah manusia di muka bumi ada dua macam, yaitu:
(1) Aqidah yang turun dari langit berdasarkan wahyu Allah, dan
(2) Aqidah yang tumbuh di bumi (tidak berdasarkan wahyu dari Allah), maka ini adalah Aqidah yang batil dan tertolak.

١٠- أن التوحيد يحقق الأمن والطمأنينة للعبد 
– كما قال تعالى ( الذين آمنوا ولم يلبسوا إيمانهم بظلم أولئك لهم الأمن وهم مهتدون)

10. Tauhid akan mewujudkan keamanan dan ketentraman di dalam jiwa seorang hamba. 

– Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kedholiman (yakni syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan, dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-An’am: 82)

١١- وأن التوحيد هو أحسن الحسنات، والدليل على ذلك أن وجود الشرك محبط لجميع الأعمال

11. Tauhid merupakan amal kebaikan yang paling baik. Buktinya, bahwa keberadaan Syirik dapat menyebabkan runtuh dan terhapusnya semua amal ibadah.

١٢- وأن التوحيد هو مفتاح الجنة، فمن لم يأتِ به يوم القيامة فإنه لن يدخل الجنة 
كما قال تعالى (إن الذين كذبوا بآياتنا واستكبروا عنها لا تفتح لهم أبواب الجنة ولا يدخلون الجنة حتى يلج الجمل في سم الخياط وكذلك نَجْزِي المجرمين)

12. Tauhid merupakan kunci masuk surga. Maka, barangsiapa datang pada hari Kiamat tanpa membawa tauhid, maka ia tidak akan masuk surga. 

– Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum.

Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.” (QS. Al-A’raaf: 40).

حقيقة التوحيد :
١٣- التوحيد هو إفراد الله في ربوبيته وألوهيته وأسمائه وصفاته

# HAKEKAT TAUHID #
13. Tauhid ialah mengesakan Allah dalam rububiyyah, uluhiyyah dan asma wa sifat (nama-nama dan sifat-Nya).

١٤- ومن خصائص الله تعالى تفضله بأسمائه الحسنى وصفاته العليا 
– كما قال تعالى: (ولله الأسماء الحسنى فادعوه بها) 
– وقال تعالى (هو الله الذي لا إله إلا هو عالم الغيب والشهادة هو الرحمن الرحيم. هو الله الذي لا إله إلا هو الملك القدوس السلام المؤمن المهيمن العزيز الجبار المتكبر سبحان الله عما يشركون)

14. Diantara kekhususan Allah, Dia memiliki nama-nama yang maha indah dan sifat-sifat yang maha tinggi. 

– Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Dan Allah memiliki nama-nama yang maha indah, maka berdoalah kepada-Nya dengan nama-nama-Nya itu.”

– Dan firman-Nya pula: “Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, Dialah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengaruniakan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala Keagungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS. Al-Hasyr: 22-23).
 
١٥- ومن حقوق الله على عباده أن يعبدوه ولا يشركوا به شيئا 
– كما قال تعالى: ( وما أمروا إلا ليعبدوا الله مخلصين له الدين)
– وقال النبي صلى الله عليه وسلم: حق الله على العباد أن يعبدوه ولا يشركوا به شيئا وحق العباد على الله ألا يعذب من لا يشرك به شيئا. 
– وقال النبي صلى الله عليه وسلم : من مات وهو يدعو من دون الله ندا دخل النار . 

15. Dan diantara hak-hak Allah yang wajib ditunaikan oleh para hamba-Nya ialah agar mereka beribadah hanya kepada-Nya dan tidak menyekutu-Nya dengan sesuatu apapun. 

– Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala: “Dan tidaklah mereka diperintahkan melainkan agar mereka mengikhlaskan (memurnikan) ketaatan hanya untuk-Nya.” (QS. Al-Bayyinah: 5).

– Dan Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Hak Allah yang wajib ditunaikan oleh para hamba-Nya ialah agar mereka beribadah hanya kepada-Nya dan tidak menyekutu-Nya dengan sesuatu apapun. Dan hak para hamba yang akan dipenuhi oleh Allah ialah agar Allah tidak menyiksa siapa pun yang tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun.”

– Dan Nabi shallallahu alaihi wasallam juga bersabda: “Barangsiapa yang mati dalam keadaan berdoa kepada selain Allah sebagai tuhan tandingan bagi-Nya, niscaya ia pasti masuk neraka.”

١٦- كلمة التوحيد ( لا إله إلا الله ) تتضمن النفي والإثبات.

16. Kalimat Tauhid  ( لا إله إلا الله ) mengandung (2 rukun), yaitu:
(1) an-nafyu (peniadaan sesembahan yang hak dari selain Allah).
(2) Al-itsbat (penetapan sesembahan yang hak bagi Allah semata).

١٧- أن التوحيد ثلاثة أنواع، وهي: توحيد الربوبية، وتوحيد الأسماء والصفات، وتوحيد الألوهية

17. Tauhid itu ada 3 macam, yaitu: 
(1) Tauhid Rububiyyah.
(2) Tauhid Asma wa Sifat.
(3) Tauhid Uluhiyyah.

١٨- أن مفسدات التوحيد منها ما ينقضه، ومنها ما ينقص كماله

18. Perusak-perusak Tauhid ada yang dapat menyebabkan batalnya Tauhid. Dan ada pula yang dapat mengurangi kesempurnaan Tauhid.

١٩- أن نواقض التوحيد ترجع إلى ثلاثة أمور رئيسة وهي: الشرك الأكبر، والكفر الأكبر، والنفاق الأكبر، 

19. Pembatal-pembatal Tauhid berporos pada 3 perkara utama, yaitu:
(1) Syirik Akbar/besar.
(2) Kufur Akbar/besar.
(3) Nifak Akbar/besar.

٢٠- وأما نواقص التوحيد هي : الشرك الأصغر، والكفر الأصغر، والنفاق الأصغر،  

20. Adapun hal-hal yang mengurangi kesempurnaan Tauhid ialah:
(1) Syirik Ashghor/kecil.
(2) Kufur Ashghor/kecil.
(3) Nifak Ashghor/kecil.

Demikian beberapa pelajaran penting dan faedah ilmiyah yang dapat kami sampaikan secara ringkas dari Tabligh Akbar dengan Tema “KEESAAN ALLAH TA’ALA” yang disampaikan oleh Prof. DR. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Abbad hafizhohullah pada hari ini, Ahad, 15 Maret 2015 di masjid Istiqlal, Jakarta. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua. Amin.

# Grup Majlis Hadits.
BB: 538AF185 WA: 082225243444
Twitter@mwasitho
FB: Http://facebook.com/muhammad.wasitho.abu.fawaz

KIAT AGAR ISTIQOMAH DI ATAS IMAN SAMPAI MATI

image

(*) INFO KAJIAN JATIBENING (*)

بِسْــــــمِ اللَّه

Hadirilah Kajian ilmiyah utk umum, In syaa ALLAH akan diadakan pd hari ini ▼

✅ Hari : Ahad, 15 Mar 2015

✅ Jam : 18.45 (ba’da Magrib) – 20.30

✅ Tempat ~Aula Mesjid Baitul Jabbaar~
       Jl. Kepodang Raya
       Jatibening Estat 
       Caman, Ratna – Bekasi

✅ Nara Sumber : Ustadz MUHAMMAD WASITHO ABU FAWAZ

✅ Tema : “KIAT AGAR ISTIQOMAH DI ATAS IMAN SAMPAI MATI”

(*) Bila ada pertanyaan agar disampaikan secara tertulis.

(*) Mohon memperhatikan Adab2 Parkir agar tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar masjid.

MOHON BANTU SYIARKAN

CP : IKWAN
       0818-475-950
       0878-8840-0018

Targhiib :
“Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah mudahkan jalannya menuju Surga”. (HR. Ahmad V/196, Abu Dawud no. 3641, Tirmidzi no. 2682)

“Barang siapa mengajak kepada suatu kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana pelakunya”. (HR.Muslim no. 3509)

زَادَنَا اللَّهُ عِلْمًا وَحِرْصَا

Semoga ALLAH menambah kita Ilmu & Semangat

شُكْرًا وجَزَاكُمُ اللَّهُ خَيْرًا وبَارَكَ اللَّهُ فِيْكُمْ