Category Archives: BENING HATI (TAZKIYATUN NUFUS)

6 PERUSAK HATI

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

مفسدات القلوبBismillah. Berikut ini adalah enam perbuatan yang dapat menyebabkan hati manusia sakit dan rusak.

قال الحسن البصري رحمه الله : فساد القلوب متولد من ستة أشياء، أولها: يذنبون برجاء التوبة، ويتعلمون العلم ولا يعملون به، وإذا عملوا لا يخلصون، ويأكلون رزق الله ولا يشكرون، ولا يرضون بقسمة الله، ويدفنون موتاهم ولا يعتبرون.

» Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata: “Rusaknya hati itu disebabkan 6 hal, yaitu:
1. Melakukan dosa-dosa dengan harapan akan bertaubat.
2. Mempelajari ilmu (syar’i), namun tidak mengamalkannya.
3. Mengamalkan ilmu, namun tidak ikhlas (karena Allah semata).
4. Makan rezeki Allah, namun tidak mensyukurinya.
5. Merasa tidak ridho dan tidak puas dengan rezeki dari Allah.
6. Mengubur orang mati, namun tidak mengambil pelajaran darinya.

Demikian faedah ilmiyah dan mau’izhoh hasanah yg dpt kami sampaikan pada pagi hari ini. Semoga bermanfaat, dan semoga Allah melindungi kita semua dari segala hal yg dpt mengakibatkan hati sakit, rusak dan mati. Amiin. (Klaten, 10 Februari 2015).

# Grup Majlis Hadits.
BB: 538AF185 WA: 082225243444

(*) UPDATE Donasi Pembebasan Tanah Wakaf Pesantren Islam Al-Ittiba’ Klaten, KLIK:
https://abufawaz.wordpress.com/daftar-nama-pewakaf-tanah-untuk-pesantren-al-ittiba-klaten/

3 PERTANYAAN BAGI “PECANDU” PERINGATAN MAULID NABI

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

بدعة المولد
Bismillah. Berikut ini adalah tiga pertanyaan yang kami tujukan kepada saudara-saudara seislam yang masih hobi dan kecanduan melakukan peringatan Maulid Nabi. Mudah-mudahan dengan membaca dan merenungkan tiga pertanyaan ini, mereka mendapat taufiq dan hidayah dari Allah untuk segera bertaubat dari kekeliruannya dalam mencintai dan mengagungkan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wassalam, dan mereka segera kembali ke jalan yang lurus dan benar sebagaimana yang telah ditempuh oleh Nabi shallallahu alaihi wassalam beserta para istri dan sahabat beliau -radhiyallahu anhum-, dan juga para ulama Islam terdahulu yang sholih –rahimahumullah-.

» 1.  PERTANYAAN PERTAMA:
Apakah peringatan Maulid Nabi itu termasuk amalan ketaatan ataukah kemaksiatan?

Sudah pasti mereka akan menjawab, ‘Peringatan Maulid Nabi adalah termasuk amalan ketaatan.’ Sebab jika jawaban mereka adalah ‘Peringatan Maulid Nabi termasuk perbuatan maksiat’, maka berakhirlah perselisihan pendapat diantara kita (Ahlus Sunnah) dengan mereka.

» 2.  PERTANYAAN KEDUA:
Baiklah kalau memang begitu. Kalian katakan bahwa peringatan Maulid Nabi adalah amalan ketaatan yang berpahala. Maka, apakah Nabi shallallahu alaihi wassalam dan para sahabat beliau telah mengetahui amalan ketaatan itu, ataukah mereka tidak mengetahuinya?

Jika kalian katakan bahwa Nabi shallallahu alaihi wassalam dan para sahabat radhiyallahu anhum tidak mengetahui bahwa peringatan Maulid Nabi adalah amalan ketaatan yang berpahala, maka betapa celakanya kalian, karena telah menuduh Nabi shallallahu alaihi wassalam yang merupakan guru besar yang paling agung dalam perkara agama dengan kebodohan. Dan tuduhan ini merupakan bentuk kemunafikan yang nyata dan murni.

Namun, jika kalian katakan bahwa Nabi shallallahu alaihi wassalam telah mengetahuinya, maka sudah saatnya kita berlanjut dengan pertanyaan berikutnya. Baca lebih lanjut

4 KIAT ZUHUD TERHADAP DUNIA

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

rahasia zuhudBismillah. Zuhud terhadap harta benda dan kegemerlapan dunia merupakan amalan hati dan bukan amalan anggota badan, sebagaimana dikatakan oleh Abu Sulaiman Ad-Daroni rahimahullah:

لَا تَشْهَدْ لِأَحَدٍ بِالزُّهْدِ، فَإِنَّ الزُّهْدَ فِي الْقَلْبِ

“Janganlah engkau mempersaksikan bagi seseorang bahwa ia telah berlaku zuhud (secara lahiriah), karena zuhud itu letaknya di hati.”

Beliau juga berkata: “Zuhud adalah meninggalkan berbagai hal yang
dapat melalaikan dari mengingat Allah (kehidupan akhirat, pent).” (Lihat Hilyatul Auliya’, karya Abu Nu’aim Al Ashbahani IX/258).

» Sebagian ulama sunnah lain menerangkan makna Zuhud adalah hamba lebih meyakini rezeki yang ada di tangan Allah daripada apa yang ada di tangannya. Baca lebih lanjut

AKHIRNYA ILMU AGAMA DAN AKHERAT DIJUAL DEMI KEPENTINGAN DUNIA

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Bismillah. Berikut ini adalah untaian nasihat emas Al-Imam Abdullah bin Al-Mubarok rahimahullah (seorang ulama as-salafus sholih dari generasi atba’/pengikut Tabi’in) kepada Ibnu ‘Ulayyah rahimahullah:

imagesيا جاعل العلم له بازيا *
يصطاد أموال المساكين احتلت للدنيا ولذاتها *
بحيلة تذهب بالدين فصرت مجنونا بها بعدما *
كنت دواء للمجانين أين رواياتك فيما مضى *
عن ابن عون وابن سيرين ودرسك العلم بآثاره *
في ترك أبواب السلاطين تقول: أكرهت، فماذا كذا *
زل حمار العلم في الطين لا تبع الدين بالدنيا كما *
يفعل ضلال الرهابين

» “Wahai orang yang menjadikan ilmu sebagai barang dagangan untuk menjaring harta orang-orang miskin, diambil demi dunia dan kesenangannya.

» Dengan tipu daya engkau menghilangkan agama,

» lalu engkau menjadi orang yang gila setelah dulunya engkau adalah obat bagi orang-orang gila.

» Di manakah riwayat-riwayatmu yang lampau dari Ibnu ‘Aun dan Ibnu Sirin.

» Dan manakah ilmu yang kamu pelajari dengan atsar-atsarnya (riwayat-riwayat) yang berisi anjuran untuk meninggalkan pintu-pintu penguasa? Kamu berkata: “Aku terpaksa.” Lalu apa?

» Demikianlah keledai ilmu tergelincir di tanah liat yang basah.

» Janganlah kamu jual agama dengan dunia sebagaimana perbuatan para rahib yang sesat.”

(Lihat Siyaru A’lamin Nubala’ karya imam Adz-Dzahabi IX/110).

Demikian faedah ilmiyah dan mau’izhoh hasanah yg dpt kami sampaikan pada pagi hari ini. Semoga menjadi ilmu yg bermanfaat. Dan semoga Allah memberikan taufik kpd kita utk istiqomah dlm mempelajari dan mengamalkan ajaran agama-Nya, serta mendakwahkannya dengan ikhlas karena Allah dan sesuai sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam tanpa menjual ilmu syar’i (agama) dan merendahkan diri di hadapan penguasa dan orang-orang kaya. Amiin. (Klaten, 2 Desember 2014).

# Grup Majlis Hadits, chat room Faedah dan Mau’izhoh Hasanah. BB: 7FA61515  WA: 082225243444

http//facebook.com/muhammad.wasitho.abu.fawaz

3 PINTU UTAMA MASUK NERAKA

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

3 PINTU MASUK NERAKAقال الحافظ ابن القيم رحمه الله : “دخل الناس النار من ثلاثة أبواب:

1) باب شبهة أورثت شكاً في دين الله.

2) وباب شهوة أورثت تقديم الهوى على طاعته ومرضاته.

3) وباب غضب أورث العدوان على خلقه”.

انظر: الفوائد – ص105

» Al-Hafizh Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata: “Manusia masuk ke dalam neraka melalui tiga pintu (yaitu):

1. Pintu Syubhat (pemikiran yang rancu lagi menyesatkan) yang dapat menimbulkan keraguan terhadap (kebenaran) agama Allah.

2. Pintu Syahwat (gejolak nafsu) yang akan mengakibatkan seseorang lebih mengedepankan hawa nafsunya daripada ketaatan kepada Allah dan upaya menggapai ridho-Nya.

3. Pintu Amarah (emosi) yang akan menimbulkan permusuhan (dan kezholiman) terhadap orang lain.”

(Lihat kitab Al-Fawa-id, karya imam Ibnul Qoyyim hal.105).

Demikian faedah ilmiyah dan mau’izhoh hasanah yg dpt kami sampaikan pd pagi hari ini. Semoga menjadi ilmu yg bermanfaat. Dan semoga Allah melindungi kita semua dari segala keburukan yg akan menjerumuskan kita ke dalam api neraka. Amiin. (Klaten, 23 November 2014).

# Grup Majlis Hadits, chat room Faedah Ilmiyah & Mau’izhoh Hasanah. BB: 7FA61515, WA: 082225243444

(*) Blog Dakwah Sunnah, KLIK:
» Http://abufawaz.wordpress.com

» Http://facebook.com/muhammad.wasitho.abu.fawaz

3 POKOK KESALAHAN

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

2014-10-20_07.07.35قال ابن القيم – رحمه الله – :
” أصول الخطايا كلها ثلاثة :
الكِبْرُ : وهو الذي صار إبليس إلى ما أصاره .
والحرص : وهو الذي أخرج آدم من الجنة .
والحسد : وهو الذي جر ابن آدم على أخيه .
فمن وقي شر هذه الثلاثة فقد وقي الشر فالكفر من الكبر والمعاصي من الحرص والبغي والظلم من الحسد ” .

» Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata: “Pokok semua kesalahan ada tiga (yaitu):
(1) Sombong. Hal inilah yang menjadikan Iblis seperti itu.
(2) Rakus (Ambisi). Hal inilah yang menjadikan nabi Adam dikeluarkan (Allah) dari dalam Surga.
(3) Iri dan dengki. Inilah yang menyebabkan putra Adam (Qobil) berbuat zholim terhadap saudaranya (yaitu membunuh Habil).

Maka barangsiapa dilindungi (Allah) dari keburukan tiga kesalahan tersebut, maka sungguh ia telah dilindungi dari segala keburukan. Yang demikian ini karena kekufuran itu terjadi disebabkan sifat sombong, perbuatan maksiat disebabkan sifat rakus (ambisi terhadap dunia), dan perbuatan zholim terjadi disebabkan sifat iri dan dengki.” (Lihat kitab Al-Fawaaid hal.58).

Demikian Faedah Ilmiyah dan Mau’izhoh Hasanah yg dpt kami sampaikan pd hari ini. Smg menjadi ilmu yg bermanfaat. Dan smg Allah melindungi kita semua dari segala keburukan di dunia dan akhirat. Amiin. (Klaten, 17 Oktober 2014)

» Grup Majlis Hadits, chat room Faedah dan Mau’izhoh Hasanah. BB: 7FA61515, WA: 082225243444

(*) Blog Dakwah, KLIK:
https://abufawaz.wordpress.com

# Blog Dagang “AF-Furniture”, KLIK:
http://af-dagang.blogspot.com

3 INDUK KEMAKSIATAN

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

2014-10-15_06.52.54يقول الإمام ابن القيم – رحمه الله – :
” أصول المعاصي كلها كبارها وصغارها ثلاثة :
تعلق القلب بغير الله , وطاعة القوة الغضبية , والقوة الشهوانية .
وهي : الشرك , والظلم , والفواحش .
فغاية التعلق بغير الله شرك , وأن يدعي معه إله آخر , وغاية طاعة القوة الغضبية القتل , وغاية طاعة القوة الشهوانية الزنا , ولهذا جمع الله – سبحانه وتعالى – بين الثلاثة في قوله : {وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهاً آخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ }الفرقان68 ” . ” الفوائد ” ص106

Imam Ibnu Qoyyim rohimahulloh berkata: “Induk semua kemaksiatan, baik yang besar ataupun yang kecil ada tiga, yaitu;

1. Keterikatan hati kepada selain Allah Ta’ala, yang tidak lain adalah syirik.

2. Menuruti dorongan emosi, yang tidak lain adalah zholim.

3. Menuruti kekuatan nafsu syahwat, yang tidak lain adalah berzina.

Tujuan akhir keterikatan hati dengan selain Allah Ta’ala adalah syirik dan mengklaim ada tuhan baru selain Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Tujuan akhir menuruti dorongan emosi adalah membunuh.
Dan tujuan akhir menuruti kekuatan nafsu syahwat adalah zina.

Oleh karenanya, Allah menyebutkan ketiga hal itu secara bersamaan di dalam firman-Nya berikut:

وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آَخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا

Artinya: “Dan orang-orang yang tidak menyembah Tuhan yang lain beserta Alloh dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Alloh (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya)”. (QS. Al-Furqoon: 68). (Lihat Al-Fawaaid, hal.106)

Demikian Faedah Ilmiyah dan Mau’izhoh Hasanah yang dapat kami sampaikan pada pagi hari ini. Semoga Allah Ta’ala melindungi kita semua dari tiga induk kemaksiatan dan cabang-cabangnya. Dan semoga Allah Ta’ala senaniatas menganugerahkan kepada kita ilmu yang bermanfaat dan amal yang sholih hingga akhir hayat. Amiin. (Klaten, 15 Oktober 2014)

# Grup Majlis Hadits, chat room Bening Hati. BB: 7FA61515 WA: 082225243444

# Blog Dakwah Kami, KLIK: https://abufawaz.wordpress.com

# Blog Dagang Kami, KLIK: http://af-dagang.blogspot.com