Category Archives: FIQIH KELUARGA

HUKUM POTONG RAMBUT DAN KUKU BAGI WANITA HAID DAN NIFAS

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

2014-11-04_23.11.25(*) Masalah 433: HUKUM POTONG RAMBUT DAN KUKU BAGI WANITA YANG SEDANG NIFAS ATAU HAID

Tanya:

Assalamualaikum, ustad sy mau tanya, kalau abis melahirkan tp blm 40 hari. Boleh ga’ potong kuku dan rambut?

Jawab:

وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bismillah. Hukum memotong kuku dan rambut bagi wanita yang sedang nifas dan haidh adalah BOLEH, karena tidak ada satu pun dalil syar’I baik dari ayat Al-Quran maupun hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam yg melarangnya.

Yang dilarang bagi wanita yang sedang haid dan nifas adalah mengerjakan hal-hal berikut ini:

1. Sholat Wajib dan Sunnah.

2. Puasa Wajib dan Sunnah.

3. Thowaf.

4. Jima’ (berhubungan badan dgn suaminya).

Adapun bercumbu tanpa melakukan Jima’, maka hukumnya Boleh. Baca lebih lanjut

HUKUM TRADISI 4 DAN 7 BULANAN KETIKA WANITA HAMIL DALAM PANDANGAN ISLAM

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

gamabar-acara-7-bulanan

(*) Masalah 431: HUKUM TRADISI 4 DAN 7 BULAN KETIKA WANITA HAMIL

Tanya:
Dari Moderator Ai 307:
بِسْـمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ustadz, ana mau tanya, apakah tradisi 4 bulan ketika istri sedang hamil itu ada atau batil ustadz ?
Sunnah nya ketika istri sedang hamil ada ga ustadz yang harus dilakukan ?
شُكْرًا جَزِيْلاً , جَزَاك اللّهُ خَيْرًا

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Tradisi 4 bulan, 7 bulan dan semisalnya ketika seorang istri sdg hamil yg biasa dilakukan oleh sbgn kaum muslimin adalah bukan termasuk ajaran Islam. Maka kita wajib meninggalkannya karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebagai imam n panutan kita yg terbaik n paling sempurna tidak pernah melakukan tradisi seperti itu ketika istri beliau Khodijah radhiyallahu ‘anha hamil 4 bulan atau 7 bulan sebanyak 7 kali kehamilan.

Demikian pula Fatimah putri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, ketika ia hamil beberapa kali kehamilan, tidak pernah sekali pun melakukan ritual n tradisi 4 bulan atau 7 bulan ketika masa kehamilannya.

Dan para wanita sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam jg demikian, Baca lebih lanjut

KEUTAMAAN MENAFKAHI KELUARGA

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

النفقة على الأهل(*) MENAFKAHI ANAK DAN ISTRI MERUPAKAN IBADAH YANG BERPAHALA (*)

» Dari Sa’ad bin Abu Waqqash Radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia memberitahukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلَّا أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فَمِ امْرَأَتِكَ .

Artinya: “Sesungguhnya tidaklah engkau menafkahkan sesuatu dengan niat untuk mencari wajah Allah (ridho-Nya), melainkan engkau diberi pahala karenanya, sampai pun apa yg engkau berikan ke mulut isterimu (juga akan diberi pahala oleh Allah, pent).” (Hadits SHOHIH. Diriwayatkan oleh imam al-Bukhari (no. 1295) & Muslim (no. 1628), dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallaahu ‘anhu).

(*) BEBERAPA PELAJARAN PENTING DAN FAEDAH ILMIYAH DARI HADITS INI:

1. Memberi nafkah kepada keluarga (anak dan isteri) adalah kewajiban di pundak seorang ayah atau suami. Baca lebih lanjut

CARA MENDAPATKAN PAHALA DAN MANFAAT DO’A ANAK SHOLIH BAGI ORANG MUSLIM YANG TIDAK MEMPUNYAI ANAK

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

DOA ANAK SHOLIH(*) Masalah 416: CARA MENDAPATKAN PAHALA DAN MANFAAT DO’A ANAK SHOLIH BAGI ORANG MUSLIM YANG TIDAK MEMPUNYAI ANAK

Tanya:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Salah satu syarat yang bisa menyelamatkan kita di akhirat adalah doa anak yang sholeh. Pertanyaannya, jika kita tidak punya anak, terus bagaimana?

Jawab:
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Memang benar, anak adalah anugerah Allah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Jika anak itu beriman dan bertakwa kpd Allah, maka pahala seluruh amal ibadahnya akan mengalir secara otomatis kepada kedua orang tuanya, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Baca lebih lanjut

HUKUM SEPUTAR POLIGAMI DAN GUGATAN CERAI

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

poligami sunnah atau mubah(*) Masalah 402: HUKUM SEPUTAR POLIGAMI (1)

Tanya:
Dari Moderator BBG AI-Ilmu – 49.

Assalam walaikum..tmn ana punya istri dan dia lgi dekat dgn wanita lain..dan mereka mau menikah nantix..apakah ini dibolehkan dlm syariat islam? mohon pencerahannya..syukron.

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Hukum seorang laki-laki muslim ingin menikah lagi dengan wanita selain istrinya yg sdh ada adalah BOLEH selagi memenuhi Syarat-syarat dan Rukun Nikah, dan ia belum memiliki 4 istri dlm satu waktu.

Namun yg perlu diperhatikan, ketika melakukan proses pendekatan dan ta’aruf dgn wanita calon istri tidak mengandung unsur pelanggaran thdp aturan syari’at, spt berpacaran, kholwat (berduaan) secara langsung dengan fisik, maupun lewat sms, bbm, telp, chatting, dan semisalnya. Baca lebih lanjut

SEBURUK-BURUK MANUSIA ADALAH ORANG YANG MEMBUJANG SAMPAI MATI?

20131015-133903.jpg
(*) Masalah 373: BENARKAH SEBURUK-BURUK MANUSIA ADALAH ORANG YANG TIDAK MAU MENIKAH SAMPAI MATI?

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Tanya:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ustadz…shahihkah hadist dibawah ini:

“Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah” (HR. Bukhari).

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Hadits tsb dikeluarkan oleh Abdurrozzaq di dalam Al-Mushonnaf dan imam Ahmad di dalam Al-Musnad, dari jalan Abu Dzar Al-Ghifari radhiyallahu anhu, dengan lafazh:

شراركم عزابكم, وأراذل موتاكم عزابكم

Artinya: “Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah.” Baca lebih lanjut

HUKUM NIKAH SIRRI SAMA DENGAN NIKAH MUT’AH?

nikah mut'ah adalah zinaMasalah 352: APAKAH HUKUM NIKAH SIRRI SAMA DENGAN NIKAH MUT’AH?

Dijawab Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Tanya:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ustadz, nikah mut’ah dihalalkan oleh kaum syiah, bgmna dgn nikah siri’ apakah itu jg ajaran Islam?

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Hukum Nikah Mut’ah dlm ajaran Islam adalah HARAM dan BATIL. Sehingga hubungan badan yg dilakukan sepasang laki2 n perempuan dengan dasar Nikah Mut’ah adalah dianggap sebagai perzinaan.

Sedangkan Nikah Sirri yg terjadi di tengah masyarakat ditinjau dari bentuk n prakteknya itu ada 2 macam. Sehingga hukumnya jg ada yg HARAM n BATIL, n ada pula yg HALAL n SAH.

Untuk mengetahui penjelasan selengkapnya tentang kedua macam Nikah Sirri tsb, silakan baca artikel ilmiyah kami dengan judul “SUAMI TAK JERA NIKAH SIRRI” di blog dakwah kami dengan berikut ini. KLIK:

https://abufawaz.wordpress.com/2010/02/22/suami-tak-jera-nikah-sirri/

Demikian jawaban yg dapat kami sampaikan. Smg mudah dipahami n menjadi ilmu yg bermanfaat. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq. (Klaten, 6 Juli 2013)

» SUMBER: Grup Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab. PIN: 7FA61515, WA: 082225243444.