HUKUM BERDOA DENGAN AYAT AL-QURAN KETIKA SUJUD


​(*) Masalah 505: HUKUM MEMBACA DOA SAPU JAGAD DAN DOA SELAINNYA DARI AYAT AL-QURAN KETIKA SUJUD
Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz
» TANYA:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Mau nanya… Bolehkah kita membaca doa-doa dari ayat Al Quran seperti doa sapu jagad dan selainnya ketika sujud dalam sholat?

Syukron wajazakumullahu khoiron
»» JAWAB:

Waalaikumussalam Warahmatullah Wabarakatuh
»» Bismillah. Pada dasarnya hukum membaca ayat-ayat Al-Quran ketika ruku’ dan sujud adalah DILARANG.
Hal ini berdasarkan hadits-hadits shohih berikut ini:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما قَالَ : قال رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ( أَلا وَإِنِّي نُهِيتُ أَنْ أَقْرَأَ الْقُرْآنَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا ، فَأَمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فِيهِ الرَّبَّ عَزَّ وَجَلَّ ، وَأَمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ فَقَمِنٌ – أي جدير وحقيق – أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ ) .
1. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Ketahuilah, sesungguhnya aku telah dilarang (oleh Allah) untuk membaca Al-Quran ketika ruku’ dan sujud. Adapun tatkala ruku’, maka agungkanlah Allah ‘Azza wa Jalla di dalamnya. Sedangkan tatkala sujud, maka berdoalah (kepada Allah) dengan sungguh-sungguh karena doa kalian sangat pantas dikabulkan.” (HR. Muslim no.479).
عن عَلِيّ بْن أَبِي طَالِبٍ رضي الله عنه قَالَ : نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا .
2. Dari Ali bin Abu Tholib radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah melarangku membaca Al-Quran baik ketika ruku’ maupun sujud.” (HR. Muslim no.480)
Dan para ulama telah bersepakat bahwa hukum membaca Al-Quran ketika ruku’ dan sujud adalah Makruh (tidak disukai). (Lihat kitab Al-Majmu’ karya Imam An-Nawawi III/411, dan Al-Mughni karya Imam Ibnu Qudamah II/181).
»» Akan tetapi jika seorang muslim dan muslimah membaca doa sapu jagad dan doa-doa selainnya dari ayat-ayat Al-Quran ketika sujud dengan niat berdoa dan bukan bermaksud membaca Al-Quran, maka hukumnya BOLEH, sebagaimana yang difatwakan oleh Komite Tetap Urusan Fatwa dan Riset Ilmiah Saudi Arabia. (Lihat Fatawa Lajnah Daimah VI/443).
Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
“Sesungguhnya amalan-amalan itu bergantung pada niatnya.” (HR. Al-Bukhori no.1 dan Muslim no.1907).
Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan. Semoga mudah dipahami dan menjadi ilmu yang bermanfaat. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq. (Solo, 18 Agustus 2016)
#GRUP MAJLIS HADITS

WA/LINE: 082225243444
(*) Blog Dakwah Sunnah (Pesantren Islam Al Ittiba’ Klaten) KLIK:
» https://abufawaz.wordpress.com/2016/08/08/dahsyatnya-doa-sapu-jagad-bagi-yang-ingin-hidup-bahagia-di-dunia-dan-akhirat/

HUKUM MEMBACA DOA DARI AYAT AL-QURAN KETIKA SUJUD

(*) Masalah 505: HUKUM MEMBACA DOA SAPU JAGAD DAN DOA SELAINNYA DARI AYAT AL-QURAN KETIKA SUJUD
Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz
» TANYA:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ustadz Mau nanya… Bolehkah kita membaca doa-doa dari ayat Al Quran seperti doa sapu jagad dan selainnya ketika sujud dalam sholat?

Syukron wajazakumullahu khoiron
»» JAWAB:

Waalaikumussalam Warahmatullah Wabarakatuh
»» Bismillah. Pada dasarnya hukum membaca ayat-ayat Al-Quran ketika ruku’ dan sujud adalah DILARANG.
Hal ini berdasarkan hadits-hadits shohih berikut ini:
عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما قَالَ : قال رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ( أَلا وَإِنِّي نُهِيتُ أَنْ أَقْرَأَ الْقُرْآنَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا ، فَأَمَّا الرُّكُوعُ فَعَظِّمُوا فِيهِ الرَّبَّ عَزَّ وَجَلَّ ، وَأَمَّا السُّجُودُ فَاجْتَهِدُوا فِي الدُّعَاءِ فَقَمِنٌ – أي جدير وحقيق – أَنْ يُسْتَجَابَ لَكُمْ ) .

1. Dari Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Ketahuilah, sesungguhnya aku telah dilarang (oleh Allah) untuk membaca Al-Quran ketika ruku’ dan sujud. Adapun tatkala ruku’, maka agungkanlah Allah ‘Azza wa Jalla di dalamnya. Sedangkan tatkala sujud, maka berdoalah (kepada Allah) dengan sungguh-sungguh karena doa kalian sangat pantas dikabulkan.” (HR. Muslim no.479).
عن عَلِيّ بْن أَبِي طَالِبٍ رضي الله عنه قَالَ : نَهَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقْرَأَ رَاكِعًا أَوْ سَاجِدًا .
2. Dari Ali bin Abu Tholib radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah melarangku membaca Al-Quran baik ketika ruku’ maupun sujud.” (HR. Muslim no.480)
Dan para ulama telah bersepakat bahwa hukum membaca Al-Quran ketika ruku’ dan sujud adalah Makruh (tidak disukai). (Lihat kitab Al-Majmu’ karya Imam An-Nawawi III/411, dan Al-Mughni karya Imam Ibnu Qudamah II/181).
»» Akan tetapi jika seorang muslim dan muslimah membaca doa sapu jagad dan doa-doa selainnya dari ayat-ayat Al-Quran ketika sujud dengan niat berdoa dan bukan bermaksud membaca Al-Quran, maka hukumnya BOLEH, sebagaimana yang difatwakan oleh Komite Tetap Urusan Fatwa dan Riset Ilmiah Saudi Arabia. (Lihat Fatawa Lajnah Daimah VI/443).
Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى
“Sesungguhnya amalan-amalan itu bergantung pada niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia biarkan.” (HR. Al-Bukhori no.1 dan Muslim no.1907).
Demikian jawaban yang dapat kami sampaikan. Semoga mudah dipahami dan menjadi ilmu yang bermanfaat. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq. (Solo, 18 Agustus 2016)

#GRUP MAJLIS HADITS

WA/LINE: 082225243444
(*) Blog Dakwah Sunnah (Pesantren Islam Al Ittiba’ Klaten) KLIK:

» https://abufawaz.wordpress.com/2016/08/08/dahsyatnya-doa-sapu-jagad-bagi-yang-ingin-hidup-bahagia-di-dunia-dan-akhirat/

INFO KAJIAN ILMIAH RUTIN AHAD KE-2 DI MASJID NURUL IMAN BLOK M SQUARE, JAKARTA SELATAN

image

بسم الله
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Hadirilah kajian KITAB rutin setiap Ahad pekan ke-2, terbuka untuk umum (ikhwan & akhwat),
إن شاء الله
🕌 Masjid NURUL IMAN Lt.7, BLOK M SQUARE.
Jl. Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

📇 AHAD, 14 Agustus 2016
🕘 jam 09.30 – 11.30 WIB

👤 Ustadz MUHAMMAD WASITHO ABU FAWAZ

📝 “Pembahasan KITAB PANDUAN LENGKAP MEMBENAHI AQIDAH”
karya Syaikh DR. Sholih bin Fauzan Al-Fauzan, hafizhohullah

📞 0811 100 147 / 082112614999

📚Kitab Bisa di dapatkan di Kajian.

Tata tertib ⛔
🚶 Yang membawa anak2 duduk di shaf belakang & menjaga anaknya agar tdk menganggu ketenangan  kajian. 🍟 dilarang membawa makanan kedalam masjid 🚯 menjaga kebersihan masjid. ⚠ dilarang menyebarkan
brosur tanpa izin panitia

Jazakumullahu khairan wabaarokallahu fiikum.

#GRUP MAJLIS HADITS
WA/LINE: 082225243444

DAHSYATNYA DOA SAPU JAGAD BAGI YANG INGIN HIDUP BAHAGIA DI DUNIA DAN AKHIRAT

image

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Bismillah. doa sapu jagad merupakan doa yang cukup pendek namun penuh makna. Dan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam sangat menyukai doa-doa yang singkat tetapi sangat padat maknanya, sehingga wajar saja jika doa sapu jagad adalah doa yang lebih sering diucapkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَحِبُّ الْجَوَامِعَ مِنْ الدُّعَاءِ وَيَدَعُ مَا سِوَى ذَلِكَ

Artinya :
“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyukai doa-doa yang singkat dan padat maknanya, dan meninggalkan selain itu.” (HR. Abu Daud no. 1482, dan derajatnya dinyatakan Shohih oleh Syaikh Al-Albani rahimahullah).

Dan diriwayatkan pula dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, bahwa beliau mengatakan:

كَانَ أكثرُ دعاءِ النبيّ – صلى الله عليه وسلم – : (( اللَّهُمَّ آتِنَا في الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ )) متفقٌ عَلَيْهِ

Artinya :
“Doa yang lebih sering diucapkan Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam adalah Allahumma Aatinaa fid Dunyaa Hasanah, wa fil Aakhiroti Hasanah, wa Qinaa ‘Adzaaban Naar (artinya: Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari siksa Neraka).”  (HR. Imam Bukhari no. 4522, dan Muslim no. 2690).

»» Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa’di rahimahullah ketika menafsirkan firman Allah Ta’ala dalam surat Al-Baqarah ayat 201:

﴿ وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ﴾

“Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka”.

Beliau berkata: “Termasuk dalam KEBAIKAN yang diminta di DUNIA ialah apa saja yang baik bagi seorang hamba, seperti:
» Rezeki yang lapang lagi halal,
» Istri Sholihah
» Anak keturunan yang menyejukkan mata
» Bisa beristirahat dengan tenang
» Ilmu yang bermanfaat
» Amal Sholih
» Dan selainnya dari hal-hal mubah yang disukai jiwa.

Sedangkan yang termasuk KEBAIKAN di negeri AKHIRAT ialah:
» Selamat dari berbagai siksaan di alam kubur, padang mahsyar dan neraka.
» Memperoleh keridhoan dari Allah
» Sukses dengan mendapatkan kenikmatan abadi (di dalam surga)
» Dan kedudukan yang tinggi dan dekat dengan Allah, Tuhan yang Maha Penyayang.”

Maka doa ini menjadi doa yang paling ringkas dan padat maknanya, serta paling pantas untuk sering dibaca. Oleh karenanya, Nabi shallallahu alaihi wasallam sering membaca doa sapu jagad ini dan menganjurkan (umatnya) agar senantiasa membacanya.”

»» Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin -semoga Allah merahmati beliau- berkata:

“Diantara DOA yang paling singkat dan komprehensif maknanya ialah DOA yang disebutkan di dalam hadits Anas (bin Malik) radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam senantiasa memperbanyak membaca doa:

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

(Robbanaa Aatinaa Fid-Dunyaa Hasanatan wafil Aakhiroti Hasanatan wa Qinaa ‘Adzaaban-Naar)

Artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia ini, dan kebaikan di akhirat (kelak), dan lindungilah kami dari siksa api neraka.”

Sesungguhnya doa ini merupakan DOA yang paling singkat dan padat maknanya.

Bacaan doa:

(رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً)

“Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia ini”

Maknanya telah mencakup segala KEBAIKAN di DUNIA, yaitu berupa:
» Istri Sholihah
» Kendaraan yang nyaman
» Tempat tinggal yang menentramkan
» Dan kebaikan selainnya.

Demikian pula bacaan doa:

ً (وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً)

“dan berilah kami kebaikan di akhirat (kelak)”

Maknanya telah mencakup segala KEBAIKAN di dalam kehidupan AKHIRAT, yaitu berupa:
» Hisab (Penghitungan amalan) yang mudah
» Menerima kitab catatan amalan dengan tangan kanan
» Menyeberangi Ash-Shirot (Jembatan yang terbentang di atas neraka Jahanam menuju Surga) dengan mudah
» Minum air telaga Rasulullah shallallahu alaihi wasallam
» Masuk Surga
» Dan selainnya dari segala kebaikan di negeri akhirat.

Oleh karenanya, doa (sapu jagad) ini merupakan DOA yang paling singkat dan padat maknanya, karena mengandung makna yang lengkap dan komprehensif.”

(Lihat Syarah Riyadhus Sholihin Juz VI hal.16).

Demikian pelajaran yang dapat kami sampaikan pada pagi hari ini. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat. Dan semoga kita senantiasa bersemangat dalam berdoa dan beribadah kepada Allah. Dan semoga Allah selalu mendengar dan mengabulkan setiap doa yang kita panjatkan kepada-Nya, serta menganugerahkan kepada kita kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat. Amiin. (Jakarta, 8 Agustus 2016)

#GRUP MAJLIS HADITS
WA/LINE: 082225243444

(*) Blog Dakwah Sunnah (Pesantren Islam Al-Ittiba’ Klaten) KLIK:

Http://abufawaz.wordpress.com

KAJIAN KITAB: ENSIKLOPEDI HALAL DAN HARAM DALAM ISLAM

image

(*) INFO KAJIAN CINERE KHUSUS MUSLIMAH 🌹(*)

بسم الله
السلام عليكم ورحمة الله وبر كاته

Saudaraku dan Sahabatku seiman dan seaqidah kami mengundang untuk hadir pada kajian Ilmiyah bersama:

👤 “MUHAMMAD WASITHO ABU FAWAZ”

إن شاء الله

📇 Senin, 8 Agustus 2016 / 5 Dzulqa’dah 1437 H ,
🕘 jam 13.00 – 15.00 WIB

🏡 BQC , Sungai Pesanggrahan IV/5 BUKIT CINERE INDAH, Cinere

      Kitab:
📝 “ENSIKLOPEDI HALAL & HARAM DALAM ISLAM”
(Kajian Lengkap Membahas Hukum HALAL & HARAM Dalam Masalah Aqidah, Ibadah, Muamalah, dan Adab)

» Karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsamin -rahimahullah-

*Kitab bisa didapatkan Di kajian

📞 0811 100 147
      0812 86 86 77 66

Tata tertib:
🚗🏍 Parkirlah kendaraan dg teratur sesuai arahan pak satpam

⛔ Dimohon pengertiannya tidak berjualan

Ajaklah Kerabat dan teman2 untuk hadir dalam majelis ilmu. Terbuka untuk umum.

Syukron, wa Jazakumullahu khairan

LOWONGAN KERJA GURU TAHFIZH DI PONDOK PESANTREN ISLAM AL-ITTIBA’ JUWIRING, KLATEN, JAWA TENGAH

image

Bismillah.
DIBUTUHKAN SEGERA:

2 Guru/ustadzah Tahfizh Putri
Untuk mengajar Tahfizh di Pondok Pesantren Islam Al-Ittiba’ Klaten Jawa Tengah, mulai bulan Agustus tahun ini 2016 dengan kriteria sebagai berikut:

1. Beraqidah dan berpemahaman Ahlus Sunnah Wal Jamaah.
2. Berakhlak mulia.
3. Berpakaian Islami (Hijab Syar’i)
4. Bersemangat dalam mengampu Tahfizh Al Quran.
5. Menaati Tata Tertib Pesantren.
6. Sudah Hafal 30 Juz Al-Quran dengan baik dan dibuktikan dengan Ijazah Tahfizh.

Sasaran pengajaran adalah santriwati WNI & WNA (Malaysia), usia 12-19 tahun.

●» Bagi yang berminat, silakan kirimkan surat lamaran dan CV ke email berikut:
mwasitho@yahoo.com
abufawaz79@gmail.com

Atau WA: 082225243444

# PENDAFTARAN DITUTUP PADA HARI SABTU, 31 JULI 2016.

★ Silakan bantu SHARE info loker ini. Siapa tahu sampai kepada orang yang tepat untuk bekerja sama dalam mengelola Program Tahfizh Al-Quran.

Syukron, wajazakumullah khoiron.

Klaten, 25 JULI 2016
Ttd.

Pimpinan Pesantren
(Muhammad Wasitho Abu Fawaz)

image

DOA PENENANG HATI DAN PENGHILANG KESEDIHAN DAN KESUSAHAN

image

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Bismillah. Do’a dan Dzikir kepada Allah adalah ibadah yang sangat agung dan memiliki banyak faedah dan keutamaan bagi pelakunya baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karenanya, seorang muslim sudah semestinya bersikap istiqomah (kontinue) dalam memperbanyak doa dan dzikir di saat senang maupun sedih, dalam keadaan lapang maupun sempit, dan sehat maupun sakit.

Allah Ta’ala akan senantiasa mendengar dan mengabulkan setiap DOA yang dipanjatkan oleh hamba-hamba-Nya yang beriman.

Allah ta’ala berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِين

Artinya: “Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku [berdoa kepada-Ku] akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS al-Mu’min/Ghafir, ayat: 60).

Apabila seorang muslim berdoa kepada Allah, niscaya Allah Maha Mampu untuk mendatangkan manfaat dan kebaikan baginya, dan Dia Maha Mampu pula dalam mencegah dan menghilangkan keburukan apapun darinya, seperti kesedihan, kegelisahan, kesulitan, bencana dan musibah.

Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:

أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ أَإِلَهٌ مَعَ اللَّهِ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ
Artinya: “atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada Tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya).” (QS. an-Naml, ayat 62).

Demikian pula halnya DZIKIR kepada Allah, ia merupakan sebab hati menjadi lapang dan jiwa menjadi tenang, tentram dan bahagia.

Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingati Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’du, ayat 28).

Berikut ini kami akan sebutkan beberapa DOA PENENANG HATI & PENGHILANG KESEDIHAN berdasarkan hadits-hadits yang Shohih:

» DOA PERTAMA:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ عَبْدُكَ، ابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِيْ بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِيْ كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِيْ عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجَلاَءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ

» HURUF LATINNYA:

Allahumma Innii ‘Abduka, ibnu ‘Abdika, ibnu Amatika, Naashiyati Biyadika, Maadhin fiyya Hukmuka, ‘Adlun fiiya Qodlo-uka, As-aluka Bikulli Ismin, Huwa Laka, Sammaita Bihi Nafsaka, Au Anzaltahu fii Kitaabika, Au ‘Allamtahu Ahadan Min Kholqika, Awista’tsarta Bihi Fii ‘ilmil Ghoibi ‘indaka, An Taj’alal Qur’ana Robii’a Qolbi wa Nuuro shodri, wa Jala-a Huzni, wa Dzahaaba Hammii.

» TERJEMAHNYA:

“Ya Allah! Sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu (anak keturunan nabi Adam) dan anak hamba perempuan-Mu (Hawa, istri nabi Adam). Ubun-ubunku di tangan-Mu, keputusan-Mu berlaku padaku, Qodho-Mu (takdir dan ketetapan-Mu) kepadaku adalah adil. Aku mohon kepada-Mu dengan setiap nama (baik) yang telah Engkau gunakan untuk diri-Mu, yang Engkau turunkan dalam kitab-Mu, Engkau ajarkan kepada seseorang dari makhluk-Mu atau yang Engkau khususkan untuk diri-Mu dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, hendaknya Engkau jadikan Al-Qur’an sebagai penenteram hatiku, cahaya di dadaku, pelenyap duka dan kesedihanku.” (HR. Ahmad dan selainnya. Dan derajatnya di-SHOHIH-kan oleh syaikh Al-Albani rahimahullah).

» DOA KEDUA:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِ

» HURUF LATINNYA:

“Allohumma Innii A’uudzu Bika Minal Hammi Wal Hazani, Wa A’uudzu Bika Minal ‘Ajzi Wal Kasali, Wa A’uudzu Bika Minal Jubni Wal Bukhli, Wa A’uudzu Bika Min Gholabatid Daini Wa Qohrir Rijaali.”

» TERJEMAHNYA:

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari (hal-hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, sifat lemah dan malas, kikir dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.” (HR. Al-Bukhori).

Demikian yang dapat kami sampaikan. Semoga menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat. Dan semoga Allah menganugerahkan kepada kita semua kehidupan yang bahagia dan selamat di dunia dan akhirat. Amiin.

(Klaten, 21 Juli 2016)

#GRUP MAJLIS HADITS
WA/LINE: +6282225243444

(*) Blog Dakwah Sunnah (Pesantren Islam Al-Ittiba’ Klaten) KLIK:

Http://abufawaz.wordpress.com