Tag Archives: HADITS PALSU

BENARKAH ORANG SAKIT YANG MEMBACA SURAT AL-IKHLAS SAMPAI MATI AKAN SELAMAT DARI HIMPITAN KUBUR DAN JASADNYA TIDAK MEMBUSUK?

20140508-062310.jpg

(*) Masalah 393: BENARKAH ORANG SAKIT YANG MEMBACA SURAT AL-IKHLAS SAMPAI MATI AKAN SELAMAT DARI HIMPITAN KUBUR DAN JASADNYA TIDAK MEMBUSUK?

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Tanya:
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Mau tanya ttg keutamaan surat Al-Ikhlas.. apakah benar jika dbaca pd saat sakit sampe meninggal dunia, maka tubuhnya tdk akan membusuk dan selamat dr ksempitan kuburnya. Para malaikat akan membawanya melintasi titian siratul mustaqim?? Jazakumullah khoiron.

Jawab:
Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.

Bismillah. Hadits tsb dikeluarkan oleh Ath-Thobroni di dlm Al-Mu’jam Al-Ausath no.5913, dan Abu Nu’aim di dlm Hilyatul Auliya’ II/213.

(*) Derajat Hadits tsb Maudhu’ (PALSU) sebagaimana dinyatakan oleh syaikh Al-Albani rahimahullah di dlm Silsilatu Al-Ahaadiits Adh-Dho’iifah Wa Al-Maudhuu’ah I/473.

Hal ini dikarenakan di dlm sanadnya ada seorang periwayat hadits yg bernama Abul Harits Nashr bin Hammaad Al-Balkhi, ia tertuduh sebagai pemalsu hadits sebgmn keterangan dari sebagian ulama hadits.

» Yahya bin Ma’in rahimahullah berkata tentangnya: “Dia seorang yang Kadzdzaab (sering berdusta). Dan gurunya yg bernama Malik bin Abdullah Al-Azdi, aku tidak mengenalinya.”

Oleh karena itu, Dilarang keras menyampaikan dan menyebarluaskan hadits tsb kecuali dgn tujuan memperingatkan n menjelaskan kpd umat Islam akan kepalsuannya. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq. (Klaten, 24 Maret 2014).

» BBG Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab.

(*) Blog Dakwah, KLIK:
https://abufawaz.wordpress.com

HADITS-HADITS PALSU TENTANG KEUTAMAAN MENZIARAHI KUBURAN ORANG TUA DAN KERABAT PADA HARI JUMAT / الأحاديث الضعيفة والموضوعة في فضائل زيارة قبر الأبوين والأقارب يوم الجمعة

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz, Lc

Bismillah. Segala puji bagi Allah, Robb semesta alam. Sholawat dan salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Nabi Muhammad, keluarganya, para sahabatnya, serta orang-orang yang selalu istiqomah dalam memegang teguh ajarannya yang murni hingga akhir zaman.

Ziarah kubur merupakan salah satu ibadah yang disyariatkan dalam agama Islam. Karena ia mempunyai hikmah, keutamaan dan manfaat bagi orang yang berziarah maupun orang mati yang diziarahi. Di antara hikmah disyariatkannya ziarah kubur sebagaimana disebutkan di dalam hadits-hadits yang shohih ialah:

1)      Untuk mengucapkan salam dan mendoakan kebaikan serta memohon ampunan kepada Allah bagi orang-orang mati dari kaum muslimin, agar mereka dibebaskan dari siksa kubur, dan diberi nikmat di dalam kubur.

2)      Untuk mengingat kematian dan kehidupan akhirat, sehingga tidak terlena dengan gemerlapnya kehidupan dunia.

3)      Dalam rangka melunakkan hati yang keras dan sombong, dan lain sebagainya.

Manfaat dan hikmah tersebut dapat diperoleh oleh seorang muslim kapan saja ia berkeinginan melakukan ziarah kubur tanpa mengkhususkan hari dan kesempatan tertentu,  dan di kuburan siapa saja dari pekuburan kaum muslimin. Asalkan tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran terhadap tuntunan Islam dalam berziarah kubur, seperti melakukan safar (wisata ziarah) ke pekuburan yang jauh dari tempat tinggalnya, atau melakukan ritual-ritual seperti membaca Al-Quran, sholat, dzikir berjama’ah dan selainnya dalam rangka mencari berkah.

Meskipun sudah sedemikian jelas dan sempurna tuntunan agama Islam dalam ziara kubur, namun tetap saja ada sebagian kaum muslimin yang berbuat kesalahan dan pelanggaran terhadap tuntunan tersebut. Ini tiada lain disebabkan kebodohan mereka tentang agama Islam yang benar dan murni, dan banyaknya para juru dakwah yang mengajarkan kesesatan dan kebatilan kepada pengikut dan jama’ahnya demi memperoleh kepentingan dunia, serta tersebarnya buku-buku yang memuat hadits-hadits lemah dan palsu, baik yang berkaitan dengan ziarah kubur maupun ritual lainnya. sehingga kebanyakan mereka tidak sadar bahwa ziarah kubur dan amal ibadah yang mereka lakukan itu sangat bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam.

Di antara hadits-hadits lemah dan palsu yang tersebar di tengah kaum muslimin ialah hadits yang menjelaskan keutamaan menziarahi kuburan orang tua atau kerbat pada hari dan malam Jumat. di antara keutamaan-keutamaannya ialah:

  1. Berziarah ke kuburan orang tua pada hari Jumat lalu membaca surat Yasin di sisinya akan menghapuskan dosa-dosa.
  2. Siapa yang melakukannya akan dianggap sebagai anak yang berbakti pada kedua orang tuanya.
  3. Siapa yang banyak menziarahi kuburan kedua orang tuanya atau kerabatnya hingga meninggal dunia, maka kuburannya akan diziarahi oleh para malaikat.
  4. Siapa yang melakukannya akan memperoleh pahala Umroh atau Haji Mabrur.

Berikut ini akan saya sebutkan hadits-haditsnya beserta derajatnya dan perkataan para ulama hadits yang menjelaskan sisi kelemahan dan kepalsuannya.  Baca lebih lanjut

HADITS-HADITS PALSU DAN BATIL TENTANG KEUTAMAAN WANITA HAIDH / الأحاديث الموضوعة والباطلة في فضائل المرأة الحائض

Oleh: Muhammad wasitho Abu Fawaz, Lc

Akhir-akhir ini telah beredar di internet, atau melalui sms, email dan BM riwayat-riwayat yang cukup banyak yang menjelaskan tentang keutamaan-keutamaan besar bagi wanita muslimah yang mengalami haidh dan amalan-amalan yang dilakukannya pada saat itu. Di antara keutamaan-keutamaannya yang disebutkan adalah sebagai berikut:

  1. Allah mengampuni semua dosa besar dan kecil yang pernah dilakukan oleh wanita yang haidh.
  2. Allah tidak akan mencatat kesalahan-kesalahan wanita yang sedang haidh hingga tiba masa haidh berikutnya.
  3. Allah memberikan kepada wanita yang sedang haidh pahala 60 (enam puluh) orang yang mati syahid.
  4. Allah akan membangunkan sebuah kota di dalam Surga bagi wanita yang haidh.
  5. Allah akan memberikan cahaya kepada wanita yang haidh sebanyak rambut yang ada di kepala dan badannya.
  6. Jika wanita yang sedang haidh itu mati, maka ia mati dalam keadaan syahid.
  7. Allah akan mencatat baginya pembebasan dari api neraka.
  8. Allah akan memberikan kepadanya jaminan keamaan dari azab (siksaan-Nya).
  9. Dan lain sebagainya.  Baca lebih lanjut

HADITS-HADITS LEMAH TENTANG KEUTAMAAN SURAT AL-HASYR / الأحاديث الضعيفة في فضل سورة الحشر

Oleh: Muhammad wasitho Abu Fawaz, Lc

حديث ضعيف في فضل سورة الحشر

Surat Al-Hasyr merupakan salah satu surat di antara surat-surat Al-Qur’an Al-Karim. Barangsiapa yang membacanya secara lengkap atau membaca sebagian ayat-ayatnya pada waktu-waktu tertentu maka ia akan memperoleh pahala dan keutamaan yang besar sebagaimana disebutkan di dalam beberapa hadits nabi shallallahu alaihi wasallam. Di antara keutamaan-keutamaan membacanya adalah sebagai berikut:

1. Orang yang membaca surat Al-Hasyr akan dimintakan ampunan oleh 70.000 (tujuh puluh ribu) malaikat dari pagi hingga sore, atau sebaliknya.
2. Orang yang membaca surat Al-Hasyr, jika ia meninggal dunia pada hari itu juga, maka ia akan dianggap sebagai orang yang mati syahid.
3. Orang yang membaca surat Al-Hasyr berhak menjadi penghuni surga. Baca lebih lanjut

HADITS-HADITS LEMAH DAN PALSU TENTANG KEUTAMAAN AMALAN-AMALAN DI BULAN MUHARRAM (Bagian ke-2)

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

2014-10-20_20.45.44

 # Hadits Kelima:

KEUTAMAAN PUASA SEMBILAN HARI PERTAMA BULAN MUHARROM

قال ابن الجوزي : أنبأنا ظفر بن على الهمداني أنبأنا أبو رجاء حمد بن أحمد التاجر حدثنا أبو نعيم أحمد بن عبدالله الحافظ حدثنا محمد بن عبدالرحمن بن الفضل حدثنا أبو زيد خالد بن النضر حدثنا إسماعيل بن عباد حدثنا سفيان بن حبيب عن موسى الطويل عن أنس بن مالك قال قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ” مَنْ صَامَ تِسْعَةَ أَيَّامٍ مِنْ أَوَّلِ الْمُحَرَّمِ بَنَى الله ُلَهُ قُبَّةً فِي الْهَوَى مِيْلاً فِيْ مِيْلٍ لَهَا أَرْبَعَةُ أَبْوَابٍ”.

Ibnul Jauzi rahimahullah berkata: “Telah memberitahukan kepada kami Zhafr bin Ali Al-Hamadani, ia berkata; telah memberitahukan kepada kami Abu Roja’ Hamd bin Ahmad At-Tajir, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Nu’aim Ahmad bin Abdullah Al-Hafizh, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Abdurrahman bin Al-Fadhl, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu Zaid Khalid bin An-Nadhr, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Ismail bin Abbad, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Sufyan bin Habib, dari Musa Ath-Thowil, dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

Barangsiapa berpuasa Sembilan hari dari hari pertama bulan Muharram, maka Allah akan membangunkan baginya sebuah kubah di udara seluas satu mil dikali satu mil. Kubah tersebut memiliki empat pintu.” (Dikeluarkan oleh Ibnul jauzi dalam kitab Al-Maudhu’aat , bab Shaumu tis’ati ayyaamin min awwali al-muharrom II/199).

DERAJAT HADITS:

Hadits ini derajatnya PALSU (Maudhu’). Baca lebih lanjut

HADITS-HADITS LEMAH DAN PALSU TENTANG KEUTAMAAN PUASA DAN AMALAN-AMALAN DI BULAN MUHARROM/ الأحاديث الضعيفة والموضوعة في فضائل صوم عاشوراء والقربات في شهر المحرم

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

2014-10-20_20.45.44

# Hadits Pertama:

Imam Ath-Thobroni rahimahullah berkata: Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rozin bin Jami’ Al-Mishri Abu Abdillah Al-Mu’addal, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Al-Haitsam bin Habib, ia berkata; telah menceritakan kepada kami Sallaam Ath-Thowil, dari Hamzah Az-Zayyaat, dari Laits bin Abi Saliim, dari Mujahid, dari Ibnu Abbas, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَامَ يَوْمَ عَرَفَةَ كَانَ لَهُ كَفَّارَةَ سَنَتَيْنِ وَمَنْ صَامَ يَوْمًا مِنَ الْمُحَرَّمِ فَلَهُ بِكُلِّ يَوْمٍ ثَلاَثُوْنَ يَوْمًا

“Barangsiapa berpuasa pada hari Arofah maka puasa itu akan menghapuskan (dosa-dosa) selama dua tahun. Dan barangsiapa yang berpuasa satu hari di bulan Muharram maka baginya dari setiap hari (bagaikan berpuasa) 30 hari”. (Dikeluarkan oleh Ath-Thobaroni dalam Al-Mu’jam Ash-Shoghir II/164 no.963).

(*) DERAJAT HADITS:

Hadits ini derajatnya PALSU (Maudhu’).
Berkata Syaikh Al-Albani rahimahullah: “Ini adalah hadits PALSU (maudhu’).

Di dalam sanadnya ada dua orang perowi pendusta (pemalsu hadits), yaitu:
1. Sallam Ath-Thowil dan dia adalah pendusta.

* Ibnu Khorrosy berkata tentangnya: “Dia seorang pendusta.”
Ibnu Hibban berkata tentangnya: “Dia meriwayatkan hadits-hadits palsu dari para perowi yang tsiqoh (terpercaya/kredibel), dan sepertinya dia yang sengaja memalsukannya.”

* Al-Hakim berkata tentangnya pula: “Dia meriwayatkan hadits-Hadits palsu.”

2. Al-Haitsam bin Habib diklaim oleh imam Adz-Dzahabi sebagi orang yang meriwayatkan hadits bathil”. (Lihat Silsilah Al-Ahadits Adh-Dho’ifah I/596 no.412, dan Dho’if At-Targhib wat Tarhib I/154 no. 615).

# Hadits Kedua: Baca lebih lanjut