SEMANGAT GENERASI AS-SALASUS SHOLIH DALAM MENCARI REZEKI YANG HALAL

image

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Bismillah. Berikut ini kami akan sebutkan beberapa atsar atau riwayat dari sebagian ulama generasi as-salafus sholih tentang upaya dan semangat mereka dalam bekerja dan mencari nafkah yang HALAL.

عن حماد بن زيد قال: قال لي أيوب: الزم سوقك فإنك لا تزال كريمًا على إخوانك ما لم تحتج إليهم.

»1. Dari Hammad bin Said rahimahullah, ia berkata: “Ayub rahimahullah berkata padaku; ‘Tetaplah kau berdagang, karena sesungguhnya kamu senantiasa mulia dan terhormat di hadapan saudara-saudaramu selagi kamu tidak mengajukan kebutuhanmu kepada mereka.” (Lihat Hilyatul Auliya’ karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani I/434).

عن عمر بن الخطاب رضى الله عنه قال: مكسبة فيها بعض الدناءة خير من مسألة الناس.

»2. Dari Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu, ia berkata: “Penghasilan yang sedikit (dari pekerjaan tang nampak rendah tapi halal, pent) itu lebih baik daripada meminta-minta (kebutuhan pribadi/keluarga) kepada orang lain.” (Lihat Mausu’ah Ibnu Abid-Dunya VII/475).

: عن أرطأة قال: كان ضمرة بن حبيب رحمه الله إذا قام إلى الصلاة قلت: هذا أزهد الناس في الدنيا، فإذا عمل للدنيا قلت: هذا أرغب الناس في الدنيا.

»3. Dari Artho-ah rahimahullah, ia berkata: “Adalah Dhomroh bin Habib apabila sedang mengerjakan sholat, maka aku katakan (dalam batinku), ‘Ia adalah manusia paling zuhud (yakni tidak berambisi dan merasa butuh kepada harta dunia).’ Dan apabila ia sedang bekerja mencari nafkah, aku pun mengatakan (pada diriku), ‘Ia adalah orang yang paling semangat dalam mencari nafkah.” (Lihat Hilyatul Auliya’ karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani II/275).

عن سلمان الفارسي رضي الله عنه قال: إني لأحب أن آكل من كدّ يدي.

»4. Dari Salaman Al-Farisi radhiyallahu anhu, ia berkata: “Sungguh aku sangat suka mengkonsumsi makanan yang diperoleh dari jerih payah tanganku sendiri.” (Lihat Hilyatul Auliya’ karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani I/161).

(*) BEBERAPA PELAJARAN PENTING DAN FAEDAH ILMIYAH DARI RIWAYAT-RIWAYAT DI ATAS:

1. Betapa semangat para ulama generasi As-Salafus Sholih dalam bekerja dan mencari NAFKAH yang HALAL demi mencukupi kebutuhan pribadi dan keluarga mereka sendiri. Sehingga tidak ada di antara mereka yang suka mengemis atau meminta-minta dan menjadi beban hidup bagi orang lain.

2. Giat dalam bekerja atau mencari nafkah dengan landasan iman, takwa dan tawakkal kepada Allah dapat menghindarkan seseorang dari segala perbuatan yang haram seperti:
» Korupsi, baik di perusahaan/lembaga pemerintahan maupun swasta, di bidang umum maupun agama.
» Menipu dan menganiaya orang lain.
» Jual beli barang-barang haram.
» Bekerja di tempat yang haram.
» Dan lain sebagainya.

3. Meskipun mereka bersemangat dalam bekerja dan mencari nafkah, namun hal itu tidak menghalangi mereka untuk bersemangat dalam menuntut ilmu agama, beribadah dan berdakwah kepada Allah.

4. Mereka meyakini bahwa berdakwah kepada agama Allah adalah termasuk kewajiban ibadah kepada Allah atas orang-orang yang diberi ilmu syar’i oleh Allah dengan pemahaman yang benar, sebagaimana halnya kewajiban ibadah sholat 5 waktu dalam sehari semalam, puasa Romadon, menunaikan Zakat dan Haji bagi yang mampu. Dengan demikian, mereka tidak menjadikan dakwah sebagai suatu profesi yang harus ada upah/tarifnya.

5. Giat dalam bekerja dan mencari nafkah bukanlah perkara yang tercela selagi tidak menyebabkan lalai dari mempelajari ilmu syar’i dan beribadah kepada Allah. Bahkan hal itu bisa menjadi amalan yang berpahala jika dilandasi dengan niat yang baik dan mengharap wajah Allah semata sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wassalam di dalam hadits-hadits yang shohih.

Demikian pelajaran penting dan faedah ilmiyah yang dapat kami sampaikan pada hari ini. Semoga menjadi ilmu yang bermanfaat. Dan semoga kita bisa mengikuti jejak generasi as-salafus sholih dalam semangat mencari nafkah yang halal dan dalam setiap urusan agama. Amiin. (Klaten, 23 Maret 2015)

# Grup Majlis Hadits.
BB: 538AF185 WA: 082225243444

(*) Blog Dakwah Sunnah, KLIK:
Http://abufawaz.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s