HUKUM SEPUTAR POLIGAMI DAN GUGATAN CERAI

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

poligami sunnah atau mubah(*) Masalah 402: HUKUM SEPUTAR POLIGAMI (1)

Tanya:
Dari Moderator BBG AI-Ilmu – 49.

Assalam walaikum..tmn ana punya istri dan dia lgi dekat dgn wanita lain..dan mereka mau menikah nantix..apakah ini dibolehkan dlm syariat islam? mohon pencerahannya..syukron.

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Hukum seorang laki-laki muslim ingin menikah lagi dengan wanita selain istrinya yg sdh ada adalah BOLEH selagi memenuhi Syarat-syarat dan Rukun Nikah, dan ia belum memiliki 4 istri dlm satu waktu.

Namun yg perlu diperhatikan, ketika melakukan proses pendekatan dan ta’aruf dgn wanita calon istri tidak mengandung unsur pelanggaran thdp aturan syari’at, spt berpacaran, kholwat (berduaan) secara langsung dengan fisik, maupun lewat sms, bbm, telp, chatting, dan semisalnya.

Kemudian, perlu dipertimbangkan pula antara maslahat n mafsadat yg ditimbulkan akibat nikah lagi. Jika, maslahatnya lebih besar, maka silakan Laksanakan niat baik utk nikah lagi. Namun jika mudhorot (bahaya dan keburukan)nya justru lebih besar bagi dirinya n keluarganya, maka sepantasnya ia menghindari mudhorot tsb demi mewujudkan maslahat yg lbh besar. Demikianlah sbgmn yg dijelaskan oleh para ulama sunnah di dlm kaedah fiqih Islam. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.

(*) Masalah 403: HUKUM SEPUTAR POLIGAMI (2)

Tanya:
Dari Moderator BBG Al-Ilmu Akhwat 1:
Ust, assalamu’alaikum..
Mohon maaf mau merepotkan nih tadz

Ada sepasang pasutri nanya trs ke ana
” Fulanah suaminya mau poligami
Tp fulanan ini gak mau dipoligami
Dia ikhlas suaminya nikah lagi
Tp dia tak mau dimadu. Jd dia minta cerai, Karena fulanah ini gak kuat buat menghadapi poligami.

Munurut dia, mudhorotnya lebih banyak. Tapi dia ikhlas.. Dia pun mau membantu melamarkan calon istri baru suaminya, Asalkan suaminya berjanji, menceraikan dia setelah itu.
Dia sudah istikharoh, Tetap hatinya tak menrima.

– langkah apa yg harus diambil suami
– juga istri

Tolong jawabnnya yah ust.
Jazakillahu khairon.

Jawab:
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Dengan alasan belum siap dipoligami dan merasa tidak bahagia serta menduga kuat bahwa dirinya akan banyak berbuat zholim krn tidak sanggup menunaikan hak-hak suami, maka sang istri pada saat itu dibolehkan mengajukan khulu’ kpd suaminya.

Dan saran kami kpd para lelaki atau suami yg akan melakukan ta’addud (poligami), hendaknya mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh antara maslahat dan mudhorotnya bagi dirinya dan keluarganya (yakni anak-anak n istrinya). Jika, memang mudhorotnya lebih besar, spt terjadi perceraian dan hilangnya kebahagiaan n keharmonisan rumah tangganya yg sdh terbukti, terlantarnya anak-anak, dan istrinya terjerumus ke dlm kemaksiatan, padahal sebelumnya adalah seorang istri sholihah yg istiqomah di atas tauhid dan sunnah serta berakhlak mulia, maka sebaiknya sang suami menunda atau membatalkan niat poligaminya. Apalagi, jika sang istri masih sangat baik dlm melayaninya dan menunaikan tugas-tugasnya sebagai istri n ibu rumah tangga. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq.

(*) Silakan baca pula Tanya Jawab berikut ini:
Masalah 292: ALASAN-ALASAN SYAR’I YANG MEMBOLEHKAN SEORANG ISTRI MINTA CERAI (KHULU’) DARI SUAMINYA

» KLIK: https://abufawaz.wordpress.com/tag/alasan-istri-menggugat-cerai-suami/

» BBG Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab. PIN: 27F0CD30

(*) Blog Dakwah, KLIK:
https://abufawaz.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s