HUKUM MENGUSAP KAOS KAKI KETIKA BERWUDHU

hukum usap kaos kaki
(*) Masalah 378: HUKUM MENGUSAP KAOS KAKI KETIKA BERWUDHU
Tanya:
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Afwan ustadz ada pertanyaan dari member Majlis Hadits Akhwat 22 tentang  hukum mengusap khuff (terompa/kaos kaki dari kulit)?
– Apakah sama hukumnya antara khuf dengan kaos kaki ustadz?
– Lantas apakah kita bisa mengusap kaos kaki pada saat kita berwudhu, dikarenakan  tempat wudhu (untuk umum) sehingga  tidak memungkinkan bagi kita (para akhwat/wanita) untuk membuka kaos kaki ?
Mohon penjelasannya ustadz … شكرا … بارك الله فيك
Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Berkaitan dengan hukum mengusap kaos kaki ketika berwudhu, maka terdapat 3 (tiga) pendapat di kalangan para ulama sunnah. Ada yg melarang, dan ada pula yg membolehkannya.

Akan tetapi, pendapat yg Rojih (nampak kuat n benar) adalah pendapat para ulama yg membolehkannya, karena mengusap kaos kaki hukumnya sama dengan mengusap khuff (terompa/kaos kaki yg terbuat dr kulit). Dan ini merupakan pendapat mayoritas ulama sunnah, diantaranya:
– Hasan Al-Basri,
– Sa’id bin Al-Musayyib,
– Imam Ahmad bin Hanbal,
– Ibnu Hazm,
– Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah,
– Ibnul Qoyyim Al-Jauziyyah,
– Syaikh Ibnu ‘Utsaimin,
– Syaikh Muhammad Amin Asy-Syinqithi rahimahumullah.
– Dan selainnya.
(*) Dalil-dalil syar’i yg menguatkan n membenarkan pendapat ini (yakni BOLEHNYA mengusap kaos kaki ketika berwudhu) adalah sebagai berikut:
1. Hadits yg diriwayatkan dr Syu’bah bin Al-Mughiroh radhiyallahu anhu, ia berkata:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَوَضَّأَ وَمَسَحَ عَلَى الْجَوْرَبَيْنِ وَالنَّعْلَيْنِ
Artinya: “Bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam pernah berwudhu dan beliau mengusap di atas kedua kaos kaki dan sandal beliau.” (Hadits ini dikeluarkan oleh Abu Daud, At-Tirmidzi, dan Ahmad. Dan di-SHOHIH-kan oleh syaikh Al-Albani rahimahullah di dalam Irwa’ul GholiiL no.101).
2. Dari Al-Azroq bin Qois rahimahullah, ia berkata: “Aku pernah melihat Anas bin Malik radhiyallahu anhu berhadats (yakni batal wudhunya), lalu beliau (berwudhu dengan) membasuh wajah dan kedua tangan beliau, dan beliau mengusap di atas kedua kaos kaki beliau yg terbuat dari Shuuf (sejenis kain wol).” Maka aku bertanya kpd beliau, ‘Apakah engkau mengusap di atas kedua kaos kaki (ketika berwudhu)?’ Beliau Jawab: “Sesungguhnya kaos kaki itu adalah khuff, akan tetapi ia terbuat dr kain wol.” (Dikeluarkan oleh Ad-Duulaabi di dlm Al-Kunaa I/181, dan dinyatakan SHOHIH oleh syaikh Ahmad Syakir rahimahullah).
3. Ada 11 (sebelas) orang dari para Sahabat Nabi yg berpendapat BOLEHNYA mengusap kaos kaki ketika berwudhu. Diantaranya; Umar bin Khoththob, Abdullah bin Umar bin Khoththob, Ali bin Abi Tholib, Abdullah bin Mas’ud, Anas bin Malik radhiyallahu anhum. Dan tidak ada seorang sahabat pun yg menyelisihi pendapat mereka. Maka pendapat ini menjadi IJMA’ (konsesus) di kalangan para sahabat radhiyallahu anhum.
(*) CATATAN:
» Waktu Bolehnya mengusap kaos kaki ketika berwudhu adalah sehari semalam bagi orang mukim. Dan tiga hari tiga malam bagi orang musafir. Hal ini berdasarkan Hadits SHOHIH yg diriwayatkan oleh imam Muslim dan An-Nasa’i dari jalan Ali bin Abu Tholib radhiyallahu anhu.
» Untuk bolehnya mengusap kaos kaki ketika berwudhu, maka disyaratkan beberapa hal berikut:
1. Hendaknya sebelum memakai kaos kaki sdh dalam keadaan bersuci dr hadats kecil n besar.
2. Hendaknya Kaos kaki yang dipakai bersih dan suci dari najis.
3. Mengusap kaos kaki ketika berwudhu tidak melebihi batas waktu yang telah ditetapkan oleh rasulullah shallallahu alaihi wasallam sebagaimana telah kami sebutkan di atas.
4. Hendaknya mengusap kaos kaki ketika berwudhu karena hadats kecil seperti kencing, buang air besar, kentut, dan BUKAN karena hadats besar seperti junub atau apa saja yang mewajibkan mandi.
Demikian jawaban yg dapat kami sampaikan. Smg mudah dipahami n menjadi tambahan ilmu yg bermanfaat. Wallahu a’lam bish-showab. Wabillahi at-Taufiq. (Klaten, 30 November 2013).
» BBG Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab. PIN: 2987565B
(*) Blog Dakwah Kami:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s