KITA HANYALAH TAMU DI DUNIA DAN HARTA KITA HANYALAH PINJAMAN SEMENTARA

20130418-195207.jpg

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

1. Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu berkata: “Tiada seorang pun diantara kita melainkan ia hanyalah seorang tamu (di dunia). Demikian pula harta benda yang dimilikinya hanyalah sebuah pinjaman (dari Allah). Sedangkan yang namanya tamu itu sudah pasti akan pergi (yakni meninggal dunia), dan (harta) pinjaman itu pasti akan dikembalikan kepada sang Pemiliknya.” (Lihat Hilyatu Al-Uliyaa’, karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani I/134).

2. Abdullah bin Rowahah radhiyallahu anhu pernah menangis tatkala hendak keluar berjihad menuju Mu’tah (melawan pasukan kaum musyrikin). Maka keluarganya pun ikut menangis ketika mereka melihatnya menangis.

Abdullah bin Rowahah radhiyallahu anhu berkata kepada keluarganya: “Demi Allah, aku tidaklah menangis karena takut mati, atau belas kasihan kepada kalian, akan tetapi aku menangis karena teringat firman Allah ta’ala:

(Wa in Minkum illaa Waariduhaa Kaana ‘Alaa Robbika Hatman Maqdhiyyan)

Artinya: “Dan tidak ada seorangpun dari kalian melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.” (QS. Maryam: 71).

Maka, aku merasa yakin bahwa aku pasti mendatanginya, namun aku tidak tahu, apakah aku akan selamat dari (siksa)nya ataukah tidak?” (Lihat Hilyatu Al-Uliyaa’, karya Abu Nu’aim Al-Ashbahani I/118).

» Jika kita semua telah yakin bahwa setiap orang pasti menghadapi kematian yang akan memutuskan n menghancurkan segala kenikmatan n kelezatan di dunia yg fana ini, maka sudah seharusnya kita bersungguh-sungguh mempersiapkan sebaik-baik bekal untuk perjalanan kita menuju alam akhirat yg sangat jauh nan abadi. Dan bekal yg terbaik itu adalah bekal TAQWA.

» Allah ta’ala berfirman:
(Wa Tazawwaduu Fa inna Khoiro az-Zaadi At-Taqwaa)

Artinya: “Dan persiapkanlah bekal kalian, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah ketakwaan.”

» Ali bin Abu Tholib radhiyallahu anhu berkata: “TAQWA ialah engkau merasa takut kepada Allah yg Maha Agung, mengamalkan syari’at yg Allah turunkan, dan mempersiapkan diri utk hari perjalanan (menuju alam akhirat).”

Demikian Faedah dan Mau’izhoh Hasanah yang dapat kami sampaikan pada hari ini. Smg bermanfaat bagi kita semua. (Klaten, 4 April 2013)

(SUMBER: BBG Majlis Hadits, chat room Faedah & Mau’izhoh Hasanah. PIN: 2987565B)

2 responses to “KITA HANYALAH TAMU DI DUNIA DAN HARTA KITA HANYALAH PINJAMAN SEMENTARA

  1. Syukran ustadz, jazakallahukhairan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s