Category Archives: HADITS SHOHIH

“WONG CILIK” JANGAN DIJADIKAN PEMIMPIN AGAMA DAN GURU NGAJI !

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

الأصاغر هم أهل البدععن أبي أمية الجمحي أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : ” إِنَّ مِنْ أَشْرِاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُلْتَمَسَ الْعِلْمُ عِنْدَ الْأَصَاغِرِ “.

» Dari Abu Umayyah Al-Jumahi radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya di antara tanda-tanda hari Kiamat adalah ilmu agama diambil dan dipelajari dari orang-orang kecil (yakni ahli bid’ah, pent).”. (Dikeluarkan oleh Abdullah bin Al-Mubarok di dalam kitab Az-Zuhd hal.61, al-Lalaka’i, dan al-Khothib al-Baghdadi. Dan dinyatakan SHOHIH oleh Syaikh al-Albani di dalam Shohih al-Jami’ ash-Shoghir, no. 2203, dan Silsilatu Al-Ahadits Ash-Shohihah II/316, dan Syaikh Salim al-Hilali dalam kitab Hilyatul ‘Alim, hal. 81).

» Umar bin Khoththob radhiyallahu ‘anhu berkata: “Agama Islam ini akan rusak jika ilmu agama diambil dan dipelajari dari “Wong Cilik”. Dan baiknya (urusan dan keadaan) umat Islam bilamana ilmu agama dipelajari dari orang besar (maksudnya para ulama sunnah yang paham ttg agama Islam dengan baik dan benar, pent).” Baca lebih lanjut

SUBHANALLAH, DI DALAM SURGA TIDAK ADA NENEK-NENEK, YANG ADA HANYALAH GADIS-GADIS PERAWAN

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz
ليس في الجنة عجوز
Di dalam Al-Qur’an Al-Karim, Allah Ta’ala berfirman:
إِنَّا أَنشَأْنَاهُنَّ إِنشَاءً (35) فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا (36) عُرُبًا أَتْرَابًا (37) لِّأَصْحَابِ الْيَمِينِ (38)

Artinya: “Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari) dengan langsung dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya. (Kami ciptakan mereka) untuk golongan kanan.” (QS. Al-Waqi’ah: 35- 38).

» Imam Al-Baghowi rahimahullah menyebutkan dalam Tafsir-nya terhadap firman Allah ta’ala: “Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan” dari wanita-wanita tua dunia, Allah ciptakan mereka dalam bentuk baru, setiap kali disetubuhi oleh suami-suami mereka, mereka kembali menjadi perawan.” Baca lebih lanjut

SELAMATKAN DIRI KITA DAN KELUARGA DARI LAKNAT ALLAH DENGAN MENUNTUT ILMU SYAR’I DAN MENGAJARKANNYA

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz
dunia terlaknat

» Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ الدُّنْيَا مَلْعُونَةٌ مَلْعُونٌ ما فيها إلا ذِكْرُ اللَّهِ وما وَالَاهُ وَعَالِمٌ أو مُتَعَلِّمٌ

Artinya: “Sesungguhnya dunia itu terlaknat, terlaknat segala isinya, kecuali Dzikir kepada Allah dan amalan- amalan ketaatan, demikian pula seorang yang ‘alim (paham ilmu agama dan mengajarkannya) atau orang yang mempelajari ilmu (syar’i, pent).” (HR. At-Tirmidzi no.2322, dan Ibnu Majah no.4112. Dan derajatnya dinyatakan HASAN oleh syaikh Al-Albani rahimahullah di dalam Shohih al-Jami’, no:1609).

» Imam Al-Munawi rahimahullah berkata. dalam menjelaskan hadits ini: “Dunia ini terlaknat, disebabkan karena ia memperdaya jiwa-jiwa manusia dengan keindahan dan kenikmatannya, yang memalingkannya dari beribadah kepada Allah, lalu mengikuti hawa nafsunya.” (Lihat Tuhfatul Ahwadzi Syarhu Jami’ At-Tirmidzi, karya Al-Mubarokfuri, VI/504).

(*) Makna LAKNAT ialah Diusir dan dijauhkan dari rahmat Allah dan kebaikan-Nya. Baca lebih lanjut

KEUTAMAAN ULAMA ROBBANI DAN BAHAYA PEMIMPIN YANG BODOH

20131225-151054.jpg

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

عَنْ عَبْدِ الله بن عَمْرِو بن العاصِ ” رضي الله عنهما ” قال : سَمِعْت رسول الله صلى الله عليه وسلَّم يقول :
إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ الْعِبَادِ وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا
(رواه البخاري ومسلم)

Dari Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu anhuma, ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu (syar’i) dengan sekali cabut dari hati manusia. Akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan cara mewafatkan para ‘ulama. Kalau Allah tidak lagi menyisakan seorang ‘ulama pun, maka manusia akan menjadikan pemimpin-pemimpin yang bodoh. Kemudian para pemimpin bodoh tersebut akan ditanya dan mereka pun berfatwa tanpa ilmu. Akhirnya mereka sesat dan menyesatkan. (Diriwayatkan oleh imam Al-Bukhari nomor hadits: 100, 7307, dan imam Muslim nomor hadits: 2673).

BEBERAPA PELAJARAN PENTING DAN FAEDAH ILMIYAH YANG DAPAT DIAMBIL DARI HADITS INI:

1. Hadits ini menunjukkan akan agungnya nikmat ilmu syar’i yang Allah anugerahkan kepada hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki. Baca lebih lanjut

DOA KELUAR WC YANG BENAR

(*) Masalah 377: DOA KELUAR WC YANG BENAR

غفرانكTanya:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ustadz, afwan ada pertanyaan.
Doa keluar dr Wc adalah: (ghufroonaka). Tp apakah boleh atau shohih do’a dgn tambahan, menjadi: (ghufronaka, alhamdulillaahil ladzi adzaha annil adzaa wa’aafanii) yg artinya: “aku memohon ampun kpd-Mu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran ku dan menjadikan aku sehat wal’afiat.”
شُكْرًا

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Doa keluar WC dgn lafazh: (ghufronaka, alhamdulillaahil ladzi adzaha annil adzaa wa’aafanii) diriwayatkan oleh Ibnu Majah di dlm kitab Sunannya dari jalan Anas bin Malik radhiyallahu anhu.

Derajat hadits tsb DHO’IF JIDDAN (sangat lemah), karena di dlm sanadnya terdapat seorang perawi yg bernama Isma’il bin Muslim Al-Makky, dia dinilai sebagai perawi yg Munkar haditsnya, atau Matruk (ditinggalkan) haditsnya.

Diantara para ulama hadits yg menilainya DHO’IF adalah: Baca lebih lanjut

KEBAHAGIAAN DAN KESENGSARAAN SEORANG HAMBA TERGANTUNG PADA AMALAN TERAKHIRNYA

20130811-000237.jpg
Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Sesungguhnya modal utama yg dimiliki seorang hamba di dunia ini adalah umurnya. Jika ia gunakan umurnya untuk berbuat baik dan taat kpd Allah, niscaya ia akan meraih keuntungan yg besar dan keselamatan yg abadi di akhirat.

Namun jika ia gunakan masa hidupnya di dunia yg fana nan sebentar ini untuk berbuat dosa dan maksiat kpd Allah, maka pasti ia akan mendapat kerugian yg besar serta merasakan kesengsaraan dan kebinasaan yg abadi di alam akhirat kelak.

Oleh karena itu, orang yg pandai dan beruntung di dunia dan akhirat ialah siapa saja yg dapat mengekang dan menundukkan hawa nafsunya, serta membimbingnya untuk senantiasa memperbanyak amal sholih sebagai bekal perjalanan hidupnya menuju ke alam akhirat yg kekal nan abadi.

» Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala: Baca lebih lanjut

KEUTAMAAN SHOLAT TARAWIH BERDASARKAN HADITS-HADITS SHOHIH

20130715-165535.jpg

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Sholat Tarawih merupakan salah satu amal ibadah yang Allah syari’atkan bagi para hamba-Nya di bulan suci Romadhon. Dan hukum sholat Tarawih adalah SUNNAH sebagaimana yang disepakati oleh para ulama.

Imam An-Nawawi rahimahullah berkata: “Yang dimaksud dengan qiyamu Ramadhan adalah sholat Tarawih, dan para ulama telah bersepakat bahwa sholat Tarawih itu hukumnya mustahab (sunnah/dianjurkan).” (Lihat Syarh Shohih Muslim VI/282, Dan kitab Al-Majmu’ III/526).

Keutamaan Shalat Tarawih

Pada beberapa Waktu yang lalu, kami telah menposting hadits PALSU tentang keutamaan sholat Tarawih Dari malam pertama hingga malam ketiga puluh (terakhir) dari bulan Romadhon. Maka pada kesempatan ini kami akan menyebutkan keutamaan sholat Tarawih berdasarkan hadits-hadits yang SHOHIH dari Nabi shallallahu alaihi wasallam.

Keutamaan Pertama:
Allah Ta’ala akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu bagi siapa saja yang melakukan sholat Tarawih dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala dan ridho Allah semata. Bukan karena riya’ dan sum’ah (ingin dilihat dan didengar amal kebaikannya oleh orang lain.

Hal ini berdasarkan hadits SHOHIH berikut ini: Baca lebih lanjut

KEUTAMAAN MENGASUH DAN MENYANTUNI ANAK YATIM


Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

عَنْ سَهْلٍ بْنِ سَعْدٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

Artinya: Dari Sahl bin Sa’ad radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Aku dan orang yang mengurus (menanggung) anak yatim (kedudukannya) di dalam surga seperti ini.” Beliau mengisyaratkan dengan (kedua jarinya yaitu) telunjuk dan jari tengah serta agak merenggangkan keduanya.” (HR. Imam Al-Bukhari).

(*) BEBERAPA PELAJARAN PENTING DAN FAEDAH ILMIYAH YANG DAPAT DIAMBIL DARI HADITS INI: Baca lebih lanjut

KEUTAMAAN ORANG MUSLIM YANG MENINGGAL DUNIA PADA HARI ATAU MALAM JUMAT

20130427-155659.jpg

MASALAH 248: DERAJAT HADITS TENTANG KEUTAMAAN ORANG YANG MENINGGAL DUNIA PADA HARI ATAU MALAM JUMAT AKAN TERBEBAS DARI PERTANYAAN DAN SIKSA KUBUR

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum.
Ustadz, Apakah benar orang yang mati pd hari Jumat akan terbebas dari pertanyaan kubur dan siksa kubur? Adakah hadits yang menunjukkan hal itu? Kami tunggu jawabannya ustadz.
شُكْرًا وَ ​جَزَاك اللّهُ خَيْرًا

Jawab: Baca lebih lanjut

KEUTAMAAN JUJUR DAN BAHAYA DUSTA DALAM PERKATAAN DAN PERBUATAN

20130421-120642.jpg

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

عن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلىَ البِرِّ وَإِنَّ البرَّ يَهْدِيْ إِلىَ الجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتىَّ يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِيْقاً, وَإِيَّاكُمْ وَالكَذِبَ فَإِنَّ الكَذِبَ يَهِدِى إِلىَ الفُجُوْرِ وَإِنَّ الفُجُوْرَ يَهْدِي إِلىَ النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيتَحَرَّى الكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كذاباً. (رواه مسلم)

(*) TERJEMAH HADITS:
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Wajib atas kalian berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kepada kebaikan, dan kebaikan itu menunjukkan kepada Surga. Seseorang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur sehingga ia ditulis di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian sifat dusta, karena sesungguhnya dusta itu menunjukkan kepada keburukan, dan keburukan itu menunjukkan kepada Neraka. Seseorang senantiasa berdusta dan berusaha untuk selalu berdusta sehingga ia ditulis disisi Allah sebagai seorang pendusta.” (SHOHIH. Diriwayatka oleh imam Muslim no. 6586).

(*) BEBERAPA PELAJARAN PENTING DAN FAEDAH ILMIYAH YANG DAPAT DIAMBIL DARI HADITS INI:

Baca lebih lanjut

KEUTAMAAN MENYEBARKAN SALAM DIANTARA KAUM MUSLIMIN

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz
KEUTAMAAN SEBARKAN SALAM - ABU FAWAZ M.WASITHO
عن عبد الله بن عمرو أن رجلاً سَأَلَ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم : أَيُّ الإِسْلاَمِ خيرٌ ؟ قَالَ: تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لـَمْ تَعْرِفُ.  رواه البخاري
Dari Abdullah bin Amr (bin ‘Ash) radhiyallahu anhuma, ia berkata: “Bahwasanya seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam: “Amalan Islam apakah yang baik?” Beliau bersabda: “Engkau memberi makan (orang fakir n miskin), dan mengucapkan SALAM kepada orang yang kau kenal dan yang tidak kau kenal.” (HR. Imam Al-Bukhari no. 28).
(*) BEBERAPA PELAJARAN PENTING DAN FAEDAH ILMIYAH YANG DAPAT DIAMBIL DARI HADITS INI:  Baca lebih lanjut

KEUTAMAAN MENGAJAK ORANG LAIN KEPADA ILMU AGAMA DAN KEBAIKAN

20130407-130126.jpg

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنْ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا. (رواه مسلم)

(*) TERJEMAH HADITS:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa menyeru kepada hidayah (jalan petunjuk dan kebaikan), maka ia akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang mengikuti (atau mengerjakan)nya tanpa mengurangi
pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa menyeru kepada kesesatan, maka ia mendapatkan dosa sebagaimana dosa orang yang mengikuti (mengerjakan)nya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.”. (HR. Muslim no. 6750).

(*) BIOGRAFI SINGKAT PERAWI HADITS: Baca lebih lanjut

MUSIBAH TERBESAR ADALAH MUSIBAH YANG MENIMPA AGAMA SEORANG HAMBA

20130201-124904.jpg

Masalah 45: MUSIBAH TERBESAR ADALAH MUSIBAH YANG MENIMPA AGAMA SEORANG HAMBA

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Tanya:
​​السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Ustadz
Afwan, ada pertanyaan sbb :

Sy mau tny adakah hadist yg isi nya : sebaik baik nya ujian dr Alloh adalah bukan ujian Agama .
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Mhn jawaban dari Ustadz, Syukron jazakallahu khairan

Jawab: Baca lebih lanjut

KEISTIMEWAAN DAN KEINDAHAN AGAMA ISLAM DIBANDING AGAMA LAIN

20121223-152635.jpg

KEISTIMEWAAN DAN KEINDAHAN AGAMA ISLAM DIBANDING AGAMA LAIN (*)

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Islam adalah agama satu-satunya yang memiliki banyak keistimewaan dan keindahan yang sangat mengagumkan bagi siapapun yang memeluknya.

Diantara keistimewaan dan keindahan agama Islam selain sebagai satu-satunya agama yg diterima n diridhoi oleh Allah pada hari Kiamat ialah sebagai berikut:

1. Memeluk agama Islam akan menghapuskan seluruh dosa dan kesalahan orang-orang kafir yang dilakukan sebelum masuk Islam. Baca lebih lanjut

HADITS-HADITS SHOHIH TENTANG KEUTAMAAN SHOLAT SUNNAH DI DALAM RUMAH

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz
Pada beberapa waktu yang lalu kita telah menyampaikan hadits shohih tentang keutamaan sholat sunnah rowatib yang dilakukan oleh seorang muslim dan muslimah pada setiap hari sebanyak 12 roka’at secara kontinue. Maka pada kesempatan kali ini kami akan menyebutkan beberapa hadits shohih dari Nabi shallallahu alaihi wasallam yang berkaitan dengan keutamaan mengerjakan sholat sunnah di dalam rumah.
Adapun hadits-hadits tersebut adalah sebagaimana berikut ini:  Baca lebih lanjut

KEAGUNGAN HARI DAN PUASA AROFAH BERDASARKAN HADITS-HADITS SHOHIH

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Hari Arofah adalah hari yang sangat mulia di sisi Allah dan memiliki banyak keagungan dan keistimewaan dibandingkan dengan hari-hari selainnya. berikut ini kami akan sebutkan beberapa keutamaan hari Arofah berdasarkan hadits-hadits yang shohih dari Nabi shallallahu alaihi wasallam.

1) Hari Arofah adalah hari disempurnakannya agama dan nikmat Allah bagi kaum muslimin

Hal ini berdasarkan hadits shohih berikut ini:   Baca lebih lanjut

KEAGUNGAN MEMBACA SHOLAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD BERDASARKAN HADITS-HADITS SHOHIH

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Bersholawat kepada Nabi Muhammad merupakan salah satu ibadah yang sangat agung. Ia termasuk dalam amalan-amalan ringan yang sangat besar pahala dan keutamaannya. Seorang muslim yang setia dan mencintai Nabi shallallahu alaihi wasallam dengan baik dan benar akan senantiasa memperbanyak sholawat dan salam kepada beliau sesuai dengan bacaan yang diajarkan dan dicontohkan oleh beliau.

Berikut ini kami akan sebutkan beberapa keutamaan bersholawat kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.
Baca lebih lanjut

DUNIA INI HANYA MILIK EMPAT ORANG

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

FOTO PEMBANGUNAN GEDUNG PESANTREN TAHFIZH AL-QURAN & STUDI ISLAM AL-ITTIBA' JUWIRING - KLATENDari Abu Kabsyah Al-Anmari rodhiyallahu anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

ثَلاَثَةٌ أُقْسِمُ عَلَيْهِنَّ ، وَأُحَدِّثُكُمْ حَدِيثًا فَاحْفَظُوهُ ، قَالَ : مَا نَقَصَ مَالُ عَبْدٍ مِنْ صَدَقَةٍ ، وَلاَ ظُلِمَ عَبْدٌ مَظْلِمَةً ، فَصَبَرَ عَلَيْهَا ، إِلاَّ زَادَهُ اللهُ عِزًّا ، وَلاَ فَتَحَ عَبْدٌ بَابَ مَسْأَلَةٍ ، إِلاَّ فَتَحَ اللهُ عَلَيْهِ بَابَ فَقْرٍ ، أَوْ كَلِمَةً نَحْوَهَا ،  وَأُحَدِّثُكُمْ حَدِيثًا فَاحْفَظُوهُ ، قَالَ : إِنَّمَا الدُّنْيَا لأَرْبَعَةِ نَفَرٍ : عَبْدٍ رَزَقَهُ اللهُ مَالاً وَعِلْمًا ، فَهُوَ يَتَّقِي فِيهِ رَبَّهُ ، وَيَصِلُ فِيهِ رَحِمَهُ ، وَيَعْلَمُِ للهِ فِيهِ حَقًّا ، فَهَذَا بِأَفْضَلِ الْمَنَازِلِ ، وَعَبْدٍ رَزَقَهُ اللهُ عِلْمًا وَلَمْ يَرْزُقْهُ مَالاً ، فَهُوَ صَادِقُ النِّيَّةِ ، يَقُولُ : لَوْ أَنَّ لِي مَالاً لَعَمِلْتُ بِعَمَلِ فُلاَنٍ ، فَهُوَ بِنِيَّتِهِ ، فَأَجْرُهُمَا سَوَاءٌ ، وَعَبْدٍ رَزَقَهُ اللهُ مَالاً وَلَمْ يَرْزُقْهُ عِلْمًا ، فَه ُوَ يَخْبِطُ فِي مَالِهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ ، لاَ يَتَّقِي فِيهِ رَبَّهُ ، وَلاَ يَصِلُ فِيهِ رَحِمَهُ ، وَلاَ يَعْلَمُ ِللهِ فِيهِ حَقًّا ، فَهَذَا بِأَخْبَثِ الْمَنَازِلِ ، وَعَبْدٍ لَمْ يَرْزُقْهُ اللهُ مَالاً وَلاَ عِلْمًا ، فَهُوَ يَقُولُ : لَوْ أَنَّ لِي مَالاً لَعَمِلْتُ فِيهِ بِعَمَلِ فُلاَنٍ ، فَهُوَ بِنِيَّتِهِ ، فَوِزْرُهُمَا سَوَاءٌ.

“Ada tiga perkara yang aku bersumpah atasnya, dan aku akan menceritakan kepada kalian suatu perkataan, maka hafalkanlah. Beliau bersabda: “Harta seorang hamba tidaklah berkurang disebabkan shodaqoh, dan tidaklah seorang hamba terzholimi dengan suatu kezholiman lalu ia bersabar dalam menghadapinya melainkan Allah menambahkan kemuliaan kepadanya, dan tidaklah seorang hamba membuka pintu utk meminta-minta (kepada orang lain, pent) melainkan Allah akan bukakan baginya pintu kefakiran, -atau suatu kalimat semisalnya-. Dan aku akan sampaikan kepada kalian satu perkataan kemudian hafalkanlah.” Beliau bersabda: “Sesungguhnya dunia ini hanya milik empat golongan saja:

(1) Seorang hamba yang dikaruniai harta dan ilmu kemudian ia bertakwa kepada Rabb-nya, menyambung silaturrahim dan mengetahui hak-hak Allah, inilah kedudukan yang paling mulia.

(2) Seorang hamba yang dikaruniai ilmu tapi  tidak dikaruniai harta, kemudian dengan niat yang tulus ia berkata: ‘Jika seandainya aku mempunyai harta, maka aku akan beramal seperti amalannya si fulan itu.’  Dengan niat seperti ini, maka pahala keduanya sama.

(3) Seorang hamba yang dikaruniai harta namun tidak diberi ilmu, lalu ia membelanjakan hartanya secara serampangan tanpa dasar ilmu, , ia tidak
bertakwa kepada Rabbnya, tidak menyambung silaturrahim, dan tidak
mengetahui hak-hak Allah, maka ia berada pada kedudukan paling rendah.

(4) Dan seorang hamba yang tidak dikaruniai harta dan juga ilmu oleh
Allah ta’ala, lantas ia berkata: ‘Kalau seandainya aku memiliki harta, niscaya aku akan berbuat seperti yang dilakukan si Fulan.’ Maka ia dengan niatnya itu, menjadikan dosa keduanya sama.”

(Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi IV/562 no.2325, dan Ahmad IV/231 no.18194).  Baca lebih lanjut

2 PERUSAK KEBAIKAN MANUSIA

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Kebaikan manusia adalah dengan iman dan amal shalih, dan tidaklah mengeluarkan mereka
dari kebaikan, kecuali dua perkara:

Pertama: Kebodohan, sebagai lawan dari ilmu, sehingga orang-orangnya akan
menjadi sesat.

Kedua: Mengikuti hawa-nafsu dan syahwat, yang keduanya ada di dalam
jiwa manusia. Sehingga orang-orang akan mengikuti hawa-nafsu dan dimurkai
(oleh Allah)”. (Lihat Majmu’ Fatawa XV/242). Baca lebih lanjut

KEUTAMAAN ORANG YANG BERBISNIS DAN BEKERJA DENGAN JALAN YANG HALAL

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Terdapat beberapa hadits shohih dari Nabi shallallahu alaihi wasallam yang menerangkan tentang keutamaan berdagang dan bekerja dengan jalan yang halal. Diantaranya:

1. Bekerja dan Berbisnis merupakan profesi yang sangat disukai dan dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

Hal ini sebagaimana hadits berikut ini.   Baca lebih lanjut