NABI PUN BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI EMPAT KEBURUKAN

IMG_1189.JPG

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رضي الله عنهما أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم : « كَانَ يَتَعَوَّذُ مِنْ أَرْبَعٍ , مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ , وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ , وَدُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ ,وَنَفْسٍ لَا تَشْبَعُ

Dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu anhuma, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam berlindung dari empat perkara (yaitu): (1) Ilmu yang tidak bermanfaat, (2) Hati yang tidak khusyu’, (3) Doa yang tidak didengar, (4) Jiwa yang tidak kenyang.”

(Diriwayatkan oleh An-Nasa’i VIII/254 no.5442, dan Ahmad III/283 no.14055).

DERAJAT HADITS: Hadits ini derajatnya SHOHIH.

Syaikh Al-Albani berkata: “Hadits ini SHOHIH.” (Lihat Shohih Al-Jami’ no.1286, 1295, 1297 dan1308, Shohih wa Dho’if Sunan An-Nasa’i II/442 no.5442).

BEBERAPA PELAJARAN DAN FAEDAH YANG TERKANDUNG DI DALAM HADITS INI:

1. Anjuran kepada kita agar senantiasa berdoa dan memohon perlindungan kepada Allah ta’ala dari empat perkara yang disebutkan di dalam hadits ini. Baca lebih lanjut

KEUTAMAAN MENAFKAHI KELUARGA

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

النفقة على الأهل(*) MENAFKAHI ANAK DAN ISTRI MERUPAKAN IBADAH YANG BERPAHALA (*)

» Dari Sa’ad bin Abu Waqqash Radhiyallahu ‘anhu, bahwa ia memberitahukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلَّا أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فَمِ امْرَأَتِكَ .

Artinya: “Sesungguhnya tidaklah engkau menafkahkan sesuatu dengan niat untuk mencari wajah Allah (ridho-Nya), melainkan engkau diberi pahala karenanya, sampai pun apa yg engkau berikan ke mulut isterimu (juga akan diberi pahala oleh Allah, pent).” (Hadits SHOHIH. Diriwayatkan oleh imam al-Bukhari (no. 1295) & Muslim (no. 1628), dari Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallaahu ‘anhu).

(*) BEBERAPA PELAJARAN PENTING DAN FAEDAH ILMIYAH DARI HADITS INI:

1. Memberi nafkah kepada keluarga (anak dan isteri) adalah kewajiban di pundak seorang ayah atau suami. Baca lebih lanjut

SEPUTAR HUKUM NADZAR

HUKUM SEPUTAR NADZAR(*) Masalah 422: SEPUTAR HUKUM NADZAR

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

Tanya:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَتُهُ.
Ana mau tanya ustadz, Apakah nadzar ada hukum2nya?
شُكْرًا وَ ​جَزَاكُمْ اللّهُ خَيْرًا

Jawab:
وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Iya benar. Di dlm syariat Islam Nadzar memiliki hukum yg berbeda-beda sesuai dengan jenis nadzarnya.

Hukum asal nadzar adalah makruh. Akan tetapi, jika seorang muslim atau muslimah tlh bernadzar utk menjalankan amal kebaikan, maka ia wajib menunaikan nadzarnya. Sebagai contoh; seseorang mengatakan, ‘Jika aku sembuh dari sakitku atau mendapatkan untung yg besar dari bisniku, maka aku akan menunaikan ibadah umroh, atau mewakafkan sebagian tanahnya, atau membiayai sekolah anak yatim atau dhu’afa, dan yg semisalnya. Baca lebih lanjut

3 AMALAN YANG PALING BERAT

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

3 amalan yg paling berat قال الشافعي رحمه الله: ” أشدّ الأعمال ثلاثة: الجود من القلّة، والورع في الخلوة، وكلمة الحق عند من يرجى ويخاف “

» Imam Asy-Syafi’i rahimahullah berkata: “Amalan yang paling berat ada tiga, (yaitu):
1. Dermawan ketika dalam kondisi serba sedikit.
2. Bersikap wara’ (menjauhi hal-hal yg haram) tatkala bersendirian.
3. Dan mengucapkan kebenaran di hadapan orang yang diharapkan dan ditakuti.” (Lihat Al-Fawa’id wa Al-Akhbar wa Al-Hikayat, hal. 133) .

Demikian Faedah ilmiyah dan mau’izhoh Hasanah yg dpt kami smpkn pd hari ini. Smg Allah Ta’ala memberikan taufiq n kemudahan kpd kita semua utk dapat mengamalkan 3 amalan tsb di atas. Dan smg BC ini menjadi ilmu yg bermanfaat bg kita semua. Amiin. (Klaten, 31 Agustus 2014).

» Grup BB Majlis Hadits, chat room Faedah dan Mau’izhoh Hasanah. PIN: 27F0CD30
» Grup WA Majlis Hadits Ikhwan & Akhwat: 081548402244

INILAH USTADZ AHLUS SUNNAH YANG TERBAIK

Oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

خير الأصحابقال يوسف بن الحسين: سألت ذا النون المصري رضي الله عنه عند مفارقتي له: من أجالس؟
قال: عليك بصحبة من تذكرك الله رؤيته، وتقع هيبته في باطنك، ويزيد في عملك منطقه، ويزهدك في الدنيا عمله، ولا تعص الله ما دمت في قربه، يعظك بلسان حاله، ولا يعظك بلسان مقاله.

 

» Yusuf bin Al-Husain rahimahullah menceritakan: Aku bertanya kepada Dzun Nun Al-Mishri radhiyallahu ‘anhu tatkala perpisahanku dengannya; “Kepada siapakah aku duduk (berteman) dan belajar?” Beliau menjawab; “Hendaknya kamu duduk bersama orang yang dengan melihatnya akan mengingatkan dirimu kepada Allah. Kamu memiliki rasa segan kepadanya di dalam hatimu. Orang yang pembicaraannya bisa menambah ilmumu. Orang yang tingkah lakunya membuatmu semakin zuhud kepada dunia. Bahkan, kamu pun tidak mau bermaksiat kepada Allah selama kamu sedang berada di sisinya. Dia memberikan nasehat kepadamu dengan perbuatannya, dan tidak menasehatimu dengan ucapannya semata.” (Lihat Al-Muntakhob Min Kitab az-Zuhdi wa Ar-Roqoo’iq, karya Al-Khothib Al-Baghdadi, hal. 71-72).

Demikian faedah ilmiyah n mau’izhoh hasanah yg dpt kami smpkn pd hari ini. Smg kita semakin pandai n berhati-hati dlm memilih guru/ustadz dan teman dekat. Dan smg bc ini bermanfaat bg kita semua. (Klaten, 24 Agustus 2014).

» Grup BB Majlis Hadits, chat room Tanya Jawab, PIN: 27F0CD30

» WA Majlis Hadits: 081548402244

(*) Blog Dakwah, KLIK:
http://abufawaz.wordpress.com

Twitter@mwasitho

DAFTAR CALON MAHASANTRI ANGKATAN KEDUA PROGRAM KADERISASI DA’I DAN IMAM PESANTREN ISLAM AL-ITTIBA’ KLATEN YANG DITERIMA

DAFTAR MAHASANTRI AL ITTIBA YANG DITERIMA 1_0002 DAFTAR CALON MAHASANTRI AL ITTIBA YANG DITERIMA 2 DAFTAR MAHASANTRI AL ITTIBA YANG DITERIMA 3

CARA MENDAPATKAN PAHALA DAN MANFAAT DO’A ANAK SHOLIH BAGI ORANG MUSLIM YANG TIDAK MEMPUNYAI ANAK

Dijawab oleh: Muhammad Wasitho Abu Fawaz

DOA ANAK SHOLIH(*) Masalah 416: CARA MENDAPATKAN PAHALA DAN MANFAAT DO’A ANAK SHOLIH BAGI ORANG MUSLIM YANG TIDAK MEMPUNYAI ANAK

Tanya:
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Salah satu syarat yang bisa menyelamatkan kita di akhirat adalah doa anak yang sholeh. Pertanyaannya, jika kita tidak punya anak, terus bagaimana?

Jawab:
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bismillah. Memang benar, anak adalah anugerah Allah kepada siapa saja yang dikehendaki-Nya. Jika anak itu beriman dan bertakwa kpd Allah, maka pahala seluruh amal ibadahnya akan mengalir secara otomatis kepada kedua orang tuanya, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: Baca lebih lanjut